Injil Katolik Hari Ini
Injil Katolik Hari Selasa 30 September 2025 dan Mazmur Tanggapan
Mari simak Injil Katolik hari ini Selasa 30 September 2025. Injil katolik hari ini disiapkan lengkap renungan harian Katolik.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/PASTOR-BACA-INJIL-Seorang-pastor-saat-membaca-Injil-di-Katedral-Ende.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Injil Katolik hari ini Selasa 30 September 2025.
Injil katolik hari ini disiapkan lengkap renungan harian Katolik.
Renungan harian katolik ada dibagian akhir artikel ini.
Selasa 30 September 2025 merupakan hari Selasa XXVI, Peringatan Wajib Santo Hieronimus, Imam dan Pujangga Gereja dengan warna liturgi putih.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 30 September 2025, Belajar Merespons dengan Kasih
Adapun bacaan liturgi Katolik hari Selasa 30 September 2025 adalah sebagai berikut:
Bacaan Pertama : Zakharia 8:20-23
Banyak bangsa akan datang mencari Tuhan di Yerusalem.
Beginilah sabda Tuhan semesta alam, "Bangsa-bangsa dan penduduk banyak kota masih akan datang. Penduduk kota yang satu akan pergi kepada penduduk kota yang lain dan mengatakan, 'Marilah kita pergi untuk melunakkan hati Tuhan dan mencari Tuhan semesta alam!' Kami pun akan pergi!
Jadi bangsa dan suku bangsa yang kuat akan datang mencari Tuhan semesta alam di Yerusalem dan melunakkan hati Tuhan." Beginilah sabda Tuhan semesta alam, "pada waktu itu sepuluh orang dari berbagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi dengan berkata, "Kami mau pergi menyertai kamu, sebab kami telah mendengar bahwa Allah menyertai kamu'!"
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan: Mazmur : 87:1-3.4-5.6-7
Ref. Allah beserta kita.
Di gunung-gunung yang kudus ada kota yang dibangunkan-Nya: Tuhan lebih mencintai pintu-pintu gerbang Sion dari pada segala tempat kediaman Yakub. Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau, ya kota Allah
Aku menyebut Rahab dan Babel di antara orang-orang yang mengenal Aku, bahkan Filistea, Tirus dan Etiopia: "Ini dilahirkan di sana." Tetapi tentang Sion dikatakan: "Seorang demi seorang dilahirkan di dalamnya," dan Dia, Yang Mahatinggi, menegakkannya.
Tuhan menghitung pada waktu mencatat bangsa-bangsa: "Ini dilahirkan di sana." Dan orang menyanyi-nyanyi sambil menari beramai-ramai: "Segala mata airku ada di dalammu."
Bait Pengantar Injil: Mrk 10:45
Anak Manusia datang untuk melayani dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai tebusan bagi semua orang.
Bacaan Injil: Lukas 9:51-56
Yesus mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem.
Ketika hampir genap waktunya Yesus diangkat ke surga, Ia mengarahkan pandangan-Nya untuk pergi ke Yerusalem, dan Ia mengirim beberapa utusan mendahului Dia. Mereka itu pergi, lalu masuk ke suatu desa orang Samaria untuk mempersiapkan segala sesuatu bagi-Nya.
Tetapi orang-orang Samaria itu tidak mau menerima Dia, karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata: "Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?" Akan tetapi Ia berpaling dan menegur mereka. Lalu mereka pergi ke desa yang lain.
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik
Yesus berangkat menuju Yerusalem. Di tengah perjalanan, Ia ditolak oleh orang Samaria. Yakobus dan Yohanes marah dan ingin menurunkan api dari langit untuk membinasakan mereka, tetapi Yesus menegur dan menolak jalan kekerasan. Ia memilih melanjutkan perjalanan dengan kasih dan damai.
Renungan
Injil hari ini memperlihatkan kontras yang jelas antara cara pikir manusia dan jalan kasih Yesus. Para murid, dalam semangat membela Tuhan, justru ingin menghukum mereka yang menolak Yesus. Namun Yesus menolak kekerasan dan membiarkan kasih menjadi jawabannya.
Inilah pelajaran penting bagi kita: iman sejati tidak pernah dibangun di atas amarah dan kebencian, melainkan atas dasar kasih, kesabaran, dan pengampunan.
Kadang, ketika ditolak atau disakiti, kita ingin segera membalas. Namun Yesus menunjukkan jalan lain: tetap melangkah maju, tidak membiarkan kebencian menghentikan misi kasih.
Yesus “menetapkan hati-Nya” untuk menuju Yerusalem, tempat penderitaan dan salib menantinya. Sikap ini mengajarkan kita untuk teguh dalam panggilan iman, meski menghadapi rintangan, penolakan, bahkan pengkhianatan.
Hari ini kita diingatkan:
⦁ Jangan terjebak pada sikap reaktif, tapi belajar merespons dengan kasih.
⦁ Jangan biarkan penolakan membuat kita mundur dari panggilan iman.
⦁ Iman Katolik harus menjadi terang dan damai, bukan alat untuk menghakimi.
Pesan Rohani
⦁ Kasih lebih kuat daripada penolakan.
⦁ Doakan, bukan hukum, orang yang melawan kita.
⦁ Teguhlah dalam iman, meski jalan penuh tantangan. (sumber the katolik.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Injil Katolik Hari Selasa 30 September 2025
Mazmur Tanggapan Lengkap Injil Katolik
Injil Hari Ini Mazmur Tanggapan
Tribun Flores.com
| Bacaan Liturgi Hari Ini Selasa 30 September 2025, Pekan XXVI |
|
|---|
| Bacaan Injil Katolik Hari Ini Selasa 30 September 2025 dan Renungan Harian Katolik |
|
|---|
| Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini Selasa 30 September 2025 |
|
|---|
| Kalender Liturgi Katolik Hari Ini Selasa 30 September 2025, Pesta Wajib Santo Hieronimus |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Selasa 30 September 2025, Belajar Merespons dengan Kasih |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.