Injil Katolik Hari Ini
Injil Katolik Hari Jumat 12 Desember 2025 dan Mazmur Tanggapan
Mari simak Injil Katolik hari ini Jumat 12 Desember 2025. Injil katolik hari ini ada mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Katedral-Larantuka-NTT.jpg)
Ringkasan Berita:
- Injil katolik hari ini lengkap mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik.
- Renungan harian Katolik ada dibagian akhir artikel ini.
- Jumat 12 Desember 2025 merupakan hari Jumat Biasa Pekan II Adven, Santa Yohanna Fransiska Fremio de Chantal Janda, Santo Hoa Pengaku Iman, dengan warna liturgi Ungu.
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak Injil Katolik hari ini Jumat 12 Desember 2025.
Injil katolik hari ini lengkap mazmur tanggapan dan renungan harian Katolik.
Renungan harian Katolik ada dibagian akhir artikel ini.
Jumat 12 Desember 2025 merupakan hari Jumat Biasa Pekan II Adven, Santa Yohanna Fransiska Fremio de Chantal Janda, Santo Hoa Pengaku Iman, dengan warna liturgi Ungu.
Adapun bacaan liturgi Katolik hari Jumat 12 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Baca juga: Renungan Katolik Jumat 12 Desember 2025, Keterbukaan Hati untuk Kebenaran
Bacaan Pertama Yesaya 48:17-19
"Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku."
Beginilah firman Tuhan, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Akulah Tuhan, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.
Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, maka keturunanmu akan seperti pasir dan anak cucumu seperti kersik banyaknya; nama mereka tidak akan dilenyapkan atau ditiadakan dari hadapan-Ku."
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan 1:1-2,3,4,6
Ref. Barangsiapa mengikuti Engkau, ya Tuhan, akan mempunyai terang hidup.
Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan kaum pencemooh; tetapi yang kesukaannya ialah hukum Tuhan, dan siang malam merenungkannya.
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah pada musimnya, dan daunnya tak pernah layu; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Bukan demikianlah orang-orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiup angin. Orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, orang berdosa tidak akan betah dalam perkumpulan orang benar; sebab Tuhan mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya
Tuhan pasti datang. Sambutlah Dia! Dialah pangkal damai sejahtera.
Bacaan Injil Matius 11:16-19
"Mereka tidak mendengarkan Yohanes Pembaptis maupun Anak Manusia."
Yesus berkata kepada orang banyak, Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:
Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung. Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan.
Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya."
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik
“Bijaksana di Tengah Dunia yang Sulit Memahami”
“Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya: Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari; kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung... Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.”
Renungan: Dunia yang Tidak Pernah Puas
Dalam Injil hari ini, Yesus menegur “angkatan ini” yakni orang-orang sezaman-Nya yang keras kepala, penuh kritik, dan sulit puas. Ketika Yohanes Pembaptis datang dengan gaya hidup keras dan asketik, mereka menyebutnya “kerasukan setan”. Ketika Yesus datang dengan keramahan dan suka makan bersama orang berdosa, mereka menyebut-Nya “pelahap dan peminum anggur.”
Inilah realitas yang masih sangat relevan dengan dunia kita hari ini: apa pun yang dilakukan, selalu ada yang salah di mata manusia. Dunia modern, dengan segala media dan opini yang berseliweran, sering kali lebih suka mengomentari daripada memahami. Kita hidup di tengah kebisingan opini tetapi jarang sekali berhenti untuk mendengar suara hikmat Allah.
Hikmat Allah yang Melampaui Logika Dunia
Yesus tidak memaksa orang untuk percaya. Ia tahu bahwa hati yang keras tidak akan mudah dibuka oleh kata-kata, melainkan oleh perbuatan. Maka Ia berkata:
“Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.”
Hikmat sejati tidak diukur dari banyaknya kata, tetapi dari buah hidup. Orang bijaksana bukan yang selalu membenarkan diri, tetapi yang membiarkan tindakannya menjadi kesaksian iman.
Sebagai umat Katolik di zaman digital, kita juga dipanggil untuk membiarkan iman kita berbicara melalui tindakan kasih di media sosial, di pekerjaan, di rumah, bahkan dalam percakapan kecil sehari-hari.
Iman yang Dewasa Tidak Mudah Terseret Arus Opini
Dalam dunia yang cepat bereaksi, orang beriman diajak untuk tidak terburu-buru menilai. Hikmat lahir dari hati yang sabar dan jernih. Kita tidak bisa menjadi saksi Kristus bila kita ikut larut dalam kebencian, gosip, dan perdebatan tanpa kasih.
Iman yang matang adalah iman yang tahu kapan berbicara, kapan diam, dan kapan bertindak.
Panggilan Kita: Menjadi Cermin Hikmat Allah
Yesus menunjukkan bahwa kasih dan kebijaksanaan sering tidak dimengerti oleh dunia. Namun, itu tidak mengurangi nilainya. Dalam setiap kebaikan kecil, dalam setiap kesabaran yang kita berikan, kita sedang membenarkan hikmat Allah di dunia yang sulit percaya.
Mari kita hidup bukan untuk memuaskan dunia, melainkan untuk memuliakan Allah. Sebab hikmat-Nya akan terbukti benar melalui hidup kita yang setia dan penuh kasih.
Doa Hari Ini
Tuhan Yesus, ajarlah aku untuk hidup dengan hati yang bijaksana.
Ketika dunia sulit memahami dan menilai dengan tidak adil, berikan aku ketenangan dan kesabaran-Mu.
Jadikan hidupku saksi nyata dari hikmat dan kasih-Mu.
Amin. (sumber the katolik.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Injil Katolik Hari Jumat 12 Desember 2025
Injil Katolik Hari Ini Jumat 12 Desember 2025
Injil Katolik Jumat 12 Desember 2025
Bacaan Injil Katolik Jumat 12 Desember 2025
Tribun Flores.com
| Renungan Katolik Jumat 12 Desember 2025, Keterbukaan Hati untuk Kebenaran |
|
|---|
| Bacaan Liturgi Hari Ini Jumat 12 Desember 2025, Pesta Sta Yohanna Fransiska Fremio de Chantal |
|
|---|
| Bacaan Injil Katolik Hari Ini Jumat 12 Desember 2025 dan Renungan Harian Katolik |
|
|---|
| Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini Jumat 12 Desember 2025 |
|
|---|
| Kalender Liturgi Katolik Hari Ini Jumat 12 Desember 2025, Pekan II Adven |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.