Sabtu, 2 Mei 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Hari Ini Sabtu 20 Desember 2025, Sebuah Hati yang Terbuka  

Mari simak renungan hari ini Sabtu 20 Desember 2025. Tema renungan hari ini sebuah hati yang terbuka.  

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Hari Ini Sabtu 20 Desember 2025, Sebuah Hati yang Terbuka  
TRIBUNFLORES.COM / GG
RENUNGAN HARIAN KATOLIK PATER JOHN LEWAR -Mari simak renungan hari ini Sabtu 20 Desember 2025. Tema renungan hari ini sebuah hati yang terbuka.   
Ringkasan Berita:
  • Tema renungan hari ini sebuah hati yang terbuka.  
  • Renungan hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
  • Renungan hari ini untuk hari Sabtu biasa Khusus Adven, Santo Filigon Uskup dan Pengaku Iman, dengan warna liturgi ungu.

Oleh: Pastor John Lewar SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan hari ini Sabtu 20 Desember 2025.

Tema renungan hari ini sebuah hati yang terbuka.  

Renungan hari ini ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan hari ini untuk hari Sabtu biasa Khusus Adven, Santo Filigon Uskup dan Pengaku Iman, dengan warna liturgi ungu.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Sabtu 20 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Teks Misa Minggu 21 Desember 2025 Lengkap Renungan Harian Katolik

Bacaan Pertama Yesaya 7:10-14;8:10

"Seorang perempuan muda akan mengandung."

Tuhan berfirman kepada Raja Ahas, "Mintalah suatu pertanda dari Tuhan, Allahmu, entah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah, entah sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas."

Tetapi Ahas menjawab, "Aku tidak mau minta! Aku tidak mau mencobai Tuhan!" Lalu berkatalah Nabi Yesaya, "Baiklah! Dengarkanlah, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga?

Sebab itu, Tuhan sendirilah yang akan memberikan suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamai Dia Imanuel, artinya: Allah menyertai kita."

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm 24:1-2.3-4ab.5-6

Ref: Tuhan akan datang: Dia sendirilah Raja Kemuliaan.

Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,jagat dan semua yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkan bumi di atas lautan, dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan, dan tidak bersumpah palsu.

Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan dan keadilan dari Allah, penyelamatnya.Itulah angkatan orang-orang yang mencari Tuhan,yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.

Bacaan Injil Lukas 1:26-38

"Engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki."

Dalam bulan yang keenam Allah mengutus Malaikat Gabriel ke sebuah kota di Galilea, bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.

Ketika masuk ke rumah Maria, malaikat itu berkata, "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.

Kata malaikat itu kepadanya, "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya. Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya, dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."

Kata Maria kepada malaikat itu, "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku tidak bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya, "Roh Kudus akan turun atasmu, dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.

Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya, dan inilah bulan yang keenam bagi dia yang disebut mandul itu.

Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Maka kata Maria, "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik

Sebuah hati yang terbuka  

Saudari – saudaraku yang terkasih dalam Kristus.  

Berita injil hari ini mengisahkan tentang Maria menerima kabar dari 
maliakat Tuhan. Maria adalah seorang wanita sederhana mendapat 
kepercayaan istimewa untuk menjadi ibu Sang Juruselamat, lewat warta 
sukacita yang disampaikan oleh malaekat Gabriel utusan Tuhan. Tentu 
saja berita ini sangat mengejutkan Maria yang masih perawan. Maria 
memiliki hati yang murni dan sekaligus seorang yang saleh maka ia 
berusaha untuk melakukan yang terbaik. Pilihan Tuhan ini menunjukkan 
bahwa Allah ingin melibatkan manusia dalam rencana keselamatanNya 
bagi manusia. Maria dipilih untuk ikutserta dalam rencana keselamatan ini 
dan menjadi tempat Sabda menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus.  
Sungguh, Maria memiliki hati yang terbuka terhadap Allah dan segala 
rencana-Nya. Ada beberapa  hal yang menjadi bukti kuat keterbukaan 
Maria. Ketika Malaikat Gabriel menyampaikan kabar baik dari Allah, 
perihal rencana Allah untuk menjadikannya ibu bagi Yesus yang akan 
disebut Anak Allah Yang Mahatinggi dan ia belum paham betul, ia 
bertanya, Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum 
bersuami? (Luk 1:34). Ada faktor pendukung lain. Pada waktu malaikat 
itu menjawab pertanyaan Maria dan ia menjadi paham betul akan maksud 
Allah, maka kemudian Maria menjawab, Sesungguhnya aku ini hamba 
Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu (ay. 38). Jawaban Maria 
ini menggambarkan dirinya sebagai sosok pribadi yang demikian terbuka 
hatinya bagi Allah dan kehendak-Nya, bagi rahmat dan perutusan Allah 
yang mesti dia emban. 

Tentu Maria tidak mampu mengerti semuanya, namun ia menggunakan 
hatinya dalam menerima tugas perutusan penting ini. Jawaban Maria 
bahwa ia hamba Tuhan menunjukkan kerendahan hatinya dalam 
menerima perutusan ini. Dengan kesadarannya sebagai hamba itulah 
maka Maria bertahan setia sampai akhir, walau menghadapi banyak 
penderitaan.  

Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.

Kita perlu belajar dari Maria, belajar memiliki hati yang terbuka untuk dipakai Allah dalam karya 
keselamatan, melalui berbagai bentuk karya pelayanan di tengah-tengah 
umat-Nya. Misalnya, seorang ketua lingkungan yang mengalami kesulitan 
dalam mencari petugas-petugas tata tertib dalam Misa mingguan di 
gereja. Banyak umat yang diminta namun menolak, dengan berbagai 
alasan: tidak bersedia, merasa diri tidak siap, sibuk kerja dan banyak 
contoh lain lagi. Ini baru tugas sebagai tatib, yang notabene tidak perlu 
latihan, apalagi tugas-tugas lain yang perlu latihan lebih dari satu kali, 
tanpa keterbukaan hati untuk melayani Tuhan, tidak mungkin akan 
terlibat dalam pelayanan. Jikalau ada yang terlibat namun merasa 
terpaksa dalam melayani, maka pelayanannya yang dilakukan tidak 
dengan hati, sejatinya tidak ada arti, tidak menyukakan hati Tuhan. 
Hanya hati yang terbuka, akan Tuhan pakai untuk menjadi berkat bagi 
orang lain, lewat berbagai pelayanan yang bisa dilakukan di tengah
tengah umat-Nya. Apakah Anda termasuk orang yang memiliki hati yang 
terbuka?  

Allah punya rencana dan meminta semua orang bekerjasama denganNya. 
Allah meminta ketaatan dan kerelaan kita untuk melakukan 
kehendakNya. Allah tidak meminta Maria menjadi seorang ibu yang 
sukses. Allah meminta Maria untuk mengandung dan melahirkan Anak 
Yesus. Maria menghayati panggilan itu dari awal sampai akhir. Dan Allah 
menghargai kesetiaan dan kerelaannya. 

Doa 

Allah Bapa Mahaluhur, Santa Perawan Maria telah menerima kabar 
malaikat dan mengandung Putra-Mu berkat kuasa Roh Kudus. Semoga 
kami mengikuti teladan Santa Perawan Maria dan menaati kehendak-Mu 
dengan rendah hati. Demi Yesus Kristus Putra-Mu Pengantara kami 
….Amin. 

Sahabatku yang terkasih, Selamat Hari Rabu, Pekan khusus Adventus.  
Salam doa dan berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada: 
Bapa dan Putera dan Roh Kudus...Amin. (sumber the katolik.com/adiutami.com/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved