Selasa, 28 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Sabtu 3 Januari 2026, Ecce Agnus Dei

Mari simak renungan Katolik Sabtu 3 Januari 2026. Tema renungan Katolik “Ecce Agnus Dei”.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Sabtu 3 Januari 2026, Ecce Agnus Dei
TRIBUNFLORES.COM / HO-BRUDER
Br. Pio Hayon, SVD. Mari simak renungan Katolik Sabtu 3 Januari 2026. Tema renungan Katolik “Ecce Agnus Dei”. 

Oleh: Bruder Pio Hayo SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik Sabtu 3 Januari 2026.

Tema renungan Katolik “Ecce Agnus Dei”.

Renungan Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan Katolik untuk hari Sabtu Imam, Pesta Nama Yesus Yang Tersuci, Santo Anterus Paus dan Martir, Santo Fulgensius Uskup dan Pengaku Iman, dengan warna liturgi putih.

Adapun bacaan liturgi katolik hari Sabtu 3 Januari 2026 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Teks Misa Minggu 4 Januari 2026 Lengkap Renungan Harian Katolik

Bacaan Pertama 1 Yohanes 2:29-3:6

"Setiap orang yang tetap berada dalam Yesus tidak berbuat dosa lagi."

Anak-anakku terkasih, jikalau kamu tahu, bahwa Ia adalah benar, kamu harus tahu juga, bahwa setiap orang, yang berbuat kebenaran, lahir dari pada-Nya.

Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah.

Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Allah. Saudara-saudaraku terkasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak.

Akan tetapi kita tahu bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.

Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia suci adanya.

Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa adalah pelanggaran hukum Allah. Dan kamu tahu, bahwa Kristus telah menyatakan diri-Nya untuk menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa.

Karena itu setiap orang yang tetap berada dalam Dia, tidak berdosa lagi, setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan mengenal Kristus.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm. 98:1,3cd-4,5-6

Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.

Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah!

Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu merdu; dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring, bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni Tuhan.

Bait Pengantar Injil Yohanes 1:14:12b

Ref. Alleluya, alleluya, alleluya.

Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, semua orang yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak-anak Allah.

Bacaan Injil Yohanes 1:29-34

"Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia."

Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan, Ia melihat Yesus datang kepadanya. Maka katanya, "Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.

Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Sesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.

Aku sendiripun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi Yang mengutus aku membaptis dengan air telah berfirman Jikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya,

Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya! Maka aku memberikan kesaksian: Dia inilah Anak Allah."

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik

“Ecce Agnus Dei”

Saudari/a terkasih dalam Kristus 

Salam sejahtera untuk kita semua. Hari ini, kita diingatkan akan pernyataan Yohanes Pembaptis ketika ia melihat Yesus dan mengklaim-Nya sebagai "Anak Domba Allah/Ecce Agnus Dei." Bacaan dari Surat Pertama Yohanes dan Injil Yohanes mengajak kita untuk merenungkan arti sesungguhnya dari gelar ini serta implikasinya dalam kehidupan kita sebagai pengikut Kristus.

Saudari/a terkasih dalam Kristus 

Dalam bacaan I pertama dari surat pertama Rasul Yohanes  (1Yoh. 2:29-3:6), Yohanes menekankan pentingnya hidup dalam kebenaran dan mengidentifikasi diri kita sebagai anak-anak Allah. Dia berfokus pada kasih Tuhan yang telah dinyatakan kepada kita, dan mendorong kita untuk hidup seperti Yesus. Hidup dalam Kristus berarti menjauhi dosa dan berusaha mencerminkan karakter-Nya.  Sedangkan dalam bacaan Injil  (Yoh. 1:29-34)  menerangkan tentang ketika Yohanes Pembaptis melihat Yesus datang, ia langsung menyatakan, "Ecce Agnus Dei," yang artinya "Lihatlah Anak Domba Allah." Pengakuan ini menunjukkan tugas utama Yesus: sebagai korban yang menanggung dosa dunia. Yesus datang bukan hanya untuk menyelamatkan, tetapi juga untuk memberikan pengertian baru tentang kasih dan pengorbanan. Untuk itu permenungan kita hari ini dengan refleksi kita tentang “Pengakuan Terhadap Yesus sebagai Anak Domba”: Seberapa dalam pengakuan kita terhadap Yesus sebagai Anak Domba Allah? Ini mengingatkan kita untuk merenungkan bagaimana kita menanggapi panggilan-Nya dalam hidup kita. Apakah kita menyadari betapa besar kasih-Nya melalui pengorbanan-Nya di kayu salib? “Hidup dalam Kebenaran”: Bacaan dari 1 Yohanes mengajak kita untuk hidup sebagai anak-anak Allah dengan menjauhi dosa. Apa yang bisa kita lakukan untuk lebih menghidupi kebenaran dalam kehidupan sehari-hari? Renungkan area dalam hidup kita yang perlu diperbaiki atau diserahkan kepada Tuhan. “Menjadi Saksi Kasih Allah”:
Yohanes Pembaptis adalah contoh yang baik tentang bagaimana kita dipanggil untuk memberi kesaksian tentang Kristus kepada dunia. Bagaimana kita dapat menjadi saksi kasih Allah di lingkungan kita? Pertimbangkan tindakan konkret yang bisa kita ambil untuk menunjukkan cinta dan pengampunan Allah kepada sesama.

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Pesan untuk kita, pertama:  permenungan hari ini mengajak kita untuk melihat lebih dalam makna dari gelar "Anak Domba Allah" dan bagaimana hal itu mempengaruhi cara kita hidup. Kedua, maka marilah kita berkomitmen untuk hidup dalam kebenaran, mengenal Yesus lebih dalam, dan menjadi saksi kasih-Nya kepada dunia. Ketiga, semoga dengan pengertian ini, kita dapat menghidupi iman kita dengan lebih otentik dan penuh kasih. Tuhan memberkati kita. (Sumber the katolik.com/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved