Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Hari Ini Senin 16 Maret 2026, Pergilah, Anakmu Hidup
Mari simak renungan katolik hari ini Senin 16 Maret 2026. Tema renungan Katolik hari ini “Pergilah, anakmu hidup”.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Br-Pio-Hayon-SVD.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tema renungan Katolik hari ini “Pergilah, anakmu hidup”.
- Renungan Katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
- Renungan Katolik hari ini untuk hari Senin Pekan IV Prapaskah Santo Heribertus dari Cologne, Uskup, Beato Torello, Pertapa, dengan warna liturgi ungu.
Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan katolik hari ini Senin 16 Maret 2026.
Tema renungan Katolik hari ini “Pergilah, anakmu hidup”.
Renungan Katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
Renungan Katolik hari ini untuk hari Senin Pekan IV Prapaskah Santo Heribertus dari Cologne, Uskup, Beato Torello, Pertapa, dengan warna liturgi ungu.
Adapun bacaan liturgi Katolik hari Senin 16 Maret 2026 adalah sebagai berikut:
Baca juga: Renungan Katolik Senin 16 Maret 2026, Iman Pegawai Istana
Bacaan Pertama Yes. 65:17-21
Beginilah firman Allah, “Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru! Hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi di dalam hati.
Bergiranglah dan bersorak-sorai untuk selama-lamanya atas apa yang Kuciptakan. Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan Yerusalem penuh sorak-sorai, dan penduduknya penuh kegirangan.
Aku akan bersorak-sorai karena Yerusalem dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan, dan bunyi erang pun tidak.
Di situ tidak akan ada lagi bayi yang hidup beberapa hari atau orang tua yang tidak mencapai umur suntuk.
Sebab siapa yang mati pada umur seratus tahun masih akan dianggap muda, dan siapa yang tidak mencapai umur seratus tahun akan dianggap kena kutuk.
Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga.”
Mazmur Tanggapan Mzm 30:2.4.5-6.11-12a.13b
Ref. Tuhan telah membebaskan dan menyelamatkan daku.
Aku akan memuji Engkau, ya Tuhan, sebab Engkau telah menarik aku ke atas, dan tidak membiarkan musuh-musuhku bersukacita atas diriku. Tuhan, Engkau mengangkat aku dari dunia orang mati, Engkau menghidupkan aku di antara mereka yang turun ke liang kubur.
Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan, hai orang-orang yang dikasihani oleh-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus! Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan menjelang pagi ada sorak-sorai.
Dengarlah, Tuhan, dan kasihanilah aku! Tuhan, jadilah penolongku! Aku yang meratap telah Kauubah menjadi orang yang menari-nari. Tuhan, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu.
Bait Pengantar Injil: Am 5:14
Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian Allah akan menyertai kamu.
Bacaan Injil Yoh. 4:43-54
"Lihat anakmu hidup."
Sekali peristiwa, Yesus berangkat dari Samaria dan pergi ke Galilea. Sebab Ia sendiri telah bersaksi, bahwa seorang nabi tidak dihormati di negerinya sendiri. Setelah Yesus tiba di Galilea, orang-orang Galilea pun menyambut Dia, karena mereka telah melihat segala sesuatu yang dikerjakan Yesus di Yerusalem pada pesta itu, sebab mereka sendiri pun turut ke pesta itu. Kekristenan
Maka Yesus kembali lagi ke Kana di Galilea, di mana Ia membuat air menjadi anggur. Dan di Kapernaum ada seorang pegawai istana, yang anaknya sedang sakit. Ketika pegawai itu mendengar, bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea, pergilah ia kepada-Nya, lalu meminta supaya Yesus datang dan menyembuhkan anaknya, sebab anaknya itu hampir mati.
Maka kata Yesus kepadanya, "Jika kamu tidak melihat tanda dan mukjizat, kamu tidak percaya." Pegawai istana itu berkata kepada-Nya, "Tuhan, datanglah sebelum anakku mati." Kata Yesus kepadanya, "Pergilah, anakmu hidup!"
Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi. Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar, bahwa anaknya hidup. Ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak itu mulai sembuh.
Jawab mereka, "Kemarin siang pukul satu demamnya hilang." Maka teringatlah ayah itu, bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya, "Anakmu hidup." Lalu ia pun percaya, ia dan seluruh keluarganya. Dan itulah tanda kedua yang dibuat Yesus ketika Ia pulang dari Yudea ke Galilea.
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik
“Pergilah, anakmu hidup”
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Salam damai dan sukacita bagi kita semua. Hari ini, dalam perjalanan iman kita di minggu prapaskah keempat, kita diajak untuk merenungkan tema yang penuh harapan: "Pergilah, anakmu hidup." Bacaan dari Yesaya dan Yohanes mengingatkan kita tentang kekuatan iman dan kuasa Allah untuk menyembuhkan dan memulihkan. Mari kita lihat berkat yang Tuhan sediakan bagi kita ketika kita percaya kepada-Nya.
Saudara-saudari terkasih.
Dalam nubuatan ini (Yesaya 65:17-21), Yesaya berbicara tentang penciptaan langit dan bumi baru. Tuhan menjanjikan sebuah dunia yang penuh dengan sukacita dan berkat, di mana umat-Nya akan berbahagia dan hidup dalam damai. Ini menggambarkan pengharapan dan pembaruan yang ditawarkan Tuhan kepada umat-Nya, mengingatkan kita bahwa selalu ada harapan di tengah kesulitan. Sedangkan dalam bacaan Injil (Yoh. 4:43-54), berkisah teentang Yesus menyembuhkan anak seorang pejabat raja yang sakit. Pejabat tersebut datang kepada Yesus dan memohon agar anaknya disembuhkan. Yesus berkata, “Pergilah, anakmu hidup.” Iman pejabat itu ditunjukkan melalui tindakan dan kepercayaannya kepada perkataan Yesus. Ini mengajarkan kita tentang pentingnya iman dan percaya akan kuasa Tuhan untuk menyembuhkan dan memulihkan. Maka kita merefleksikan permenungan dalam poin-poin ini “Iman yang Menghadirkan Penyembuhan”: Bagaimana kita menunjukkan iman kita dalam situasi sulit? Renungkan momen-momen ketika kita merasa putus asa dan bagaimana kita dapat mempercayakan segala sesuatu kepada Tuhan. “Pentingnya Doa dan Permohonan”: Seperti pejabat itu yang berdoa untuk anaknya, bagaimana kita dapat lebih rajin berdoa untuk orang-orang terkasih yang membutuhkan pertolongan Tuhan? Renungkan pentingnya mempersembahkan permohonan kita dengan keyakinan. “Pengharapan dalam Janji Tuhan”: Bagaimana kita dapat lebih mengandalkan janji Tuhan untuk masa depan yang penuh harapan? Renungkan bagaimana janji-janji-Nya dalam hidup kita dapat memberikan kekuatan dan motivasi untuk terus maju, meskipun ada tantangan.
Saudara-saudari terkasih,
Pesan untuk kita, pertama, marilah kita berkomitmen untuk memperkuat iman kita dan mempercayakan segala sesuatu kepada Tuhan, terutama bagi orang-orang tercinta kita. Kedua, dengan sikap percaya, "Pergilah, anakmu hidup," marilah kita membuka hati untuk menerima kuasa penyembuhan dan pembaruan yang Tuhan tawarkan. Ketiga, semoga kita senantiasa hidup dalam pengharapan yang diberikan Tuhan, yang selalu siap memulihkan dan menyembuhkan. Tuhan memberkati kita semua. (Sumber the katolik.com/adiutami.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Renungan Katolik Hari Ini Senin 16 Maret 2026
Renungan Katolik Senin 16 Maret 2026
Renungan Katolik Hari Senin 16 Maret 2026
Renungan Harian Katolik Senin 16 Maret 2026
Bruder Pio Hayon SVD
Tribun Flores.com
| Injil Katolik Hari Ini Senin 16 Maret 2026 dan Mazmur Tanggapan |
|
|---|
| Renungan Katolik Senin 16 Maret 2026, Iman Pegawai Istana |
|
|---|
| Bacaan Liturgi Hari Ini Senin 16 Maret 2026, Pesta St Heribertus dari Cologne |
|
|---|
| Bacaan Injil Katolik Hari Ini Senin 16 Maret 2026 dan Renungan Harian Katolik |
|
|---|
| Kalender Liturgi Katolik Hari Ini Senin 16 Maret 2026, Pekan IV Prapaskah Tahun A |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.