Jumat, 17 April 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini Rabu 15 April 2026, Terang telah datang

Mari simak renungan Katolik hari ini Rabu 15 April 2026. Tema renungan katolik hari ini "Terang telah datang ”.

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Renungan Katolik Hari Ini Rabu 15 April 2026, Terang telah datang
TRIBUNFLORES.COM / HO-BRUDER
Br. Pio Hayon, SVD. Mari simak renungan Katolik hari ini Rabu 15 April 2026. Tema renungan katolik hari ini "Terang telah datang ”. 
Ringkasan Berita:
  • Tema renungan katolik hari ini "Terang telah datang ”.
  • Renungan katolik hari ini disiapkan untuk hari biasa pekan II Paskah.
  • Renungan katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari ini Rabu 15 April 2026.

Tema renungan katolik hari ini "Terang telah datang ”.

Renungan katolik hari ini disiapkan untuk hari biasa pekan II Paskah.

Renungan katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.

Hari biasa pekan II Paskah dengan warna liturgi putih.

Bacaan hari Rabu: Kis. 5:17-26; Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9; Yoh. 3:16-21 dan BcO Kis 6:1-15.

Baca juga: Renungan Katolik Rabu 15 April 2026, Betapa Besar Kasih Allah akan Dunia

Bacaan Pertama: Kis. 5:17-26

Akhirnya mulailah Imam Besar dan pengikut-pengikutnya, yaitu orang-orang dari mazhab Saduki, bertindak sebab mereka sangat iri hati. Mereka menangkap rasul-rasul itu, lalu memasukkan mereka ke dalam penjara kota. Tetapi waktu malam seorang malaikat Tuhan membuka pintu-pintu penjara itu dan membawa mereka ke luar, katanya: “Pergilah, berdirilah di Bait Allah dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak.”
Mereka mentaati pesan itu, dan menjelang pagi masuklah mereka ke dalam Bait Allah, lalu mulai mengajar di situ. Sementara itu Imam Besar dan pengikut-pengikutnya menyuruh Mahkamah Agama berkumpul, yaitu seluruh majelis tua-tua bangsa Israel, dan mereka menyuruh mengambil rasul-rasul itu dari penjara. Tetapi ketika pejabat-pejabat datang ke penjara, mereka tidak menemukan rasul-rasul itu di situ. Lalu mereka kembali dan memberitahukan bahwa penjara didapati terkunci dengan sangat rapihnya dan semua pengawal ada di tempatnya di muka pintu, tetapi setelah dibuka tidak seorang pun ditemukan di dalamnya.
Ketika kepala pengawal Bait Allah dan imam-imam kepala mendengar laporan itu, mereka cemas dan bertanya apa yang telah terjadi dengan rasul-rasul itu. Lalu datanglah seseorang dengan kabar bahwa orang-orang yang telah dimasukkan ke dalam penjara ternyata berada di Bait Allah dan sedang mengajar orang banyak. Maka pergilah kepala pengawal serta orang-orangnya ke Bait Allah, lalu mengambil kedua rasul itu, tetapi tidak dengan kekerasan karena mereka takut kalau-kalau orang banyak melempari mereka.

Mazmur Tanggapan:

Mzm 34:2    (34-3) Karena TUHAN jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.

Mzm 34:3    (34-4) Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya!

Mzm 34:4    (34-5) Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.

Mzm 34:5    (34-6) Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.

Mzm 34:6    (34-7) Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.

Mzm 34:7    (34-8) Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.

Mzm 34:8    (34-9) Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

Mzm 34:9    (34-10) Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia!

Injil Katolik: Injil Yohanes 3:16–21

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.
Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak.

Tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.

P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus

Renungan Harian Katolik

"Terang telah datang ”

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus

Salam damai dan sukacita bagi kita semua. Pada Hari Rabu Pekan Paskah kedua, kita merenungkan tema “Terang telah datang” melalui bacaan Kisah Para Rasul 5:17-26 dan Yohanes 3:16-21. Bacaan ini mengajak kita melihat bagaimana terang Kristus yang bangkit menerangi dunia, mengalahkan kegelapan ketakutan, iri hati, dan penolakan. Seperti matahari pagi yang menyinari kegelapan malam, kasih Allah melalui Yesus membawa kehidupan baru bagi yang percaya.

Saudara-saudari terkasih. 

Dalam Kisah Para Rasul 5:17-26, para imam kepala dan Saduki ditawan oleh iri hati terhadap kuasa mujizat para rasul. Mereka menangkap para rasul, tapi malaikat Tuhan membebaskan mereka dari penjara, menyuruh mereka terus mengajar di Bait Allah. Gamaliel, seorang ahli Taurat, menasihati agar tidak melawan apa yang berasal dari Allah, karena jika bukan, itu akan runtuh sendiri. Kisah ini menunjukkan terang kebenaran ilahi yang tak bisa dipenjarakan oleh kekuasaan manusia. Sedangkan dala bacaan Injil Yohanes 3:16-21 menyatakan kasih Allah yang agung: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Yesus menjelaskan bahwa terang telah datang ke dunia, tapi orang lebih suka kegelapan karena perbuatan mereka jahat. Yang berbuat benar datang kepada terang agar perbuatannya diwahyukan sebagai pekerjaan Allah. Keduanya saling melengkapi: terang Paskah membebaskan dari belenggu dosa dan kuasa duniawi. Maka refleksi kita “Terang kalahkan iri hati dan ketakutan”: Seperti para rasul yang dibebaskan malaikat, terang Kristus membebaskan kita dari "penjara" iri hati atau ketakutan yang sering menjerat hati.

Permenungan kita: Apa "penjara" dalam hidup kita yang perlu disinari terang-Nya hari ini? “Kasih Allah yang tak terbatas”:  Dalam Yohanes 3:16 mengingatkan kasih Allah bukan untuk segelintir orang, tapi seluruh dunia. Terang ini datang bukan untuk menghakimi, melainkan menyelamatkan. Permenungan kita :  Sudahkah kita menerima kasih ini sepenuhnya, atau masih menyembunyikan diri dalam kegelapan? “Panggilan untuk berbuat benar”: Injil mengajak kita keluar dari kegelapan menuju terang dengan perbuatan baik. Seperti Gamaliel yang bijaksana, kita dipanggil memberi ruang bagi karya Allah. Permenungan kita: Bagaimana kita bisa menjadi saksi terang dalam keluarga, pekerjaan, atau komunitas?

Saudara-saudari terkasih

Pesan untuk kita, pertama,  “Terang telah datang” bukan sekadar kata-kata, tapi undangan untuk hidup dalam cahaya Paskah. Kedua, biarlah bacaan ini mendorong kita meninggalkan kegelapan dan berjalan dalam terang Kristus, supaya perbuatan kita memuliakan Allah. Ketiga, dan semoga cahaya paskah itu kita bawa dalam hidup kita terutama dalam keluarga dan komunitas kita masing-masing. Tuhan memberkati kita semua. (Sumber iman katolik.or.id/katolik.com/adiutam.com/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved