Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Hari Ini Minggu 26 April 2026, Gembala yang Baik
Mari simak renungan Katolik hari ini Minggu 26 April 2026. Tema renungan katolik hari ini "Gembala yang baik”.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Br-Pio-Hayon-SVD.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tema renungan katolik hari ini "Gembala yang baik”.
- Renungan katolik hari ini untuk hari biasa Paskah IV tahun A dan hari Minggu Panggilan dengan warna liturgi putih.
- Bacaan hari Minggu: Kis. 2:14a,36-41; Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6; 1Ptr. 2:20b-25; Yoh. 10:1-10 dan BcO Kis 12:1-23.
Oleh: Bruder Pio Hayon, SVD
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari ini Minggu 26 April 2026.
Tema renungan katolik hari ini "Gembala yang baik”.
Renungan katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
Renungan katolik hari ini untuk hari biasa Paskah IV tahun A dan hari Minggu Panggilan dengan warna liturgi putih.
Bacaan hari Minggu: Kis. 2:14a,36-41; Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6; 1Ptr. 2:20b-25; Yoh. 10:1-10 dan BcO Kis 12:1-23.
Baca juga: Renungan Katolik Minggu 26 April 2026, Keluarga Katolik, Pintu Masuk Menjadi Imam Biarawan/i
Bacaan Pertama:
Maka bangkitlah Rasul Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.
Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus Kristus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."
Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."
Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
Mazmur Tanggapan:
Mzm 23:1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Mzm 23:2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
Mzm 23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Mzm 23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Mzm 23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Mzm 23:5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Mzm 23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.
Bacaan kedua: Surat Pertama Petrus 2:20–25.
Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.
Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.
Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia yang menghakimi dengan adil.
Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.
Bait Pengantar Inji: ALLELUIA (Yoh. 10:14)
P : Alleluia, Alleluia, Alleluia
U : Alleluia, Alleluia, Alleluia
P : Akulah Gembala yang baik, Sabda Tuhan,* Aku mengenal domba-domba-Ku mengenal Aku.
U : Alleluia, Alleluia, Alleluia
Injil Katolik: Yohanes 10:1-10
“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok.
Tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.
Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.
Maka kata Yesus sekali lagi: ‘Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.
Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.’”
Demikianlah Injil Tuhan.
Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik
"Gembala yang baik”
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Salam damai dan sukacita bagi kita semua. Hari Minggu ini bertepatan dengan Minggu Gembala yang Baik dan Minggu Panggilan. Gereja mengarahkan hati kita pada Yesus yang menuntun dengan kasih: Dia bukan “pencari keuntungan”, tetapi Gembala yang mengenal domba-domba-Nya dan memberi kehidupan. Dalam konteks Pekan Paskah, pesan ini menjadi semakin kuat: Kristus yang bangkit adalah Gembala yang mengumpulkan umat-Nya kembali, lalu memanggil kita untuk hidup dalam arah yang sama—percaya, mengikuti, dan berani menjawab panggilan.
Saudara-saudari terkasih.
Dalam bacaan I (Kis 2:14a,36-41), Petrus bersaksi bahwa Yesus yang disalibkan telah dibangkitkan. Orang-orang yang mendengar menjadi tersentuh: mereka bertanya apa yang harus mereka lakukan, lalu menerima pengampunan dan dibaptis. Pada bacaan II (1Ptr 2:20b-25), Petrus menegaskan bahwa berbuat baik pun bisa membawa penderitaan, tetapi Kristus tetap setia dan menanggungnya. Karena itu, kita diarahkan kembali kepada Sang Gembala: “kembali” berarti kembali pada jalan Allah, membiarkan luka-luka hati disembuhkan oleh kasih yang menuntun. Dan dalam Injil (Yoh 10:1-10), Yesus membedakan antara “pencuri/penyamun” dan “gembala”. Gembala masuk melalui pintu, dikenal oleh domba, dan membawa mereka keluar; Ia berjalan di depan, sementara domba mengenali suara-Nya. Tujuan-Nya jelas: memberi hidup dalam kelimpahan. Sebaliknya, suara yang menyesatkan hanya mencari keuntungan dan merusak kehidupan.
Refleksi kita adalah “Suara Gembala yang baik”: Dalam hidup, apakah kita mampu mendengar suara Gembala yang baik atau lebih sering mengikuti suara lain? Permenungan kita: apakah keputusan harian kita lebih dibentuk oleh suara Tuhan (Sabda, hati nurani yang dibina, bimbingan iman) atau oleh tekanan, ketakutan, dan kepentingan? Minggu ini, beri ruang untuk “mendengar” lebih dalam melalui doa, membaca Injil, dan pemeriksaan batin. “Gembala yang baik memberi hidup”: apa tanda “hidup dalam kelimpahan” dalam hidup kita?
Kehidupan berkelimpahan bukan sekadar nyaman, tetapi semakin bertumbuh dalam kasih, kejujuran, kesetiaan, dan kedamaian. Permenungan kita: hal konkret apa yang bisa kita lakukan agar relasi, pekerjaan, dan pelayanan kita memancarkan hidup dari Tuhan? “Panggilan Tuhan”: apakah kita sedang menaruh hati untuk menjawab panggilan dalam bentuk pelayanan kita sendiri? Panggilan bukan hanya untuk imam/biarawan-teri, tetapi juga panggilan hidup berkeluarga, melayani sebagai awam, dan bersaksi. Permenungan kita: area mana yang Tuhan mungkin sedang ajak kita melayani lewat komunitas, tugas gerejawi, karya kasih, atau kesetiaan pada panggilan harian kita?
Saudara-saudari terkasih,
Pesan untuk kita, pertama, Yesus hari ini memperkenalkan diri sebagai Gembala yang baik: Dia mengenal, memimpin, memberi hidup, dan mengumpulkan umat-Nya melalui Sabda dan kasih. Kedua, pada Minggu Gembala yang Baik sekaligus Minggu Panggilan ini, mari kita bertanya: apakah kita sedang mengikuti suara-Nya? dan apakah kita siap menjawab dengan hidup yang sesuai? Ketiga, kiranya Tuhan menuntun kita semua sehingga kita menjadi domba yang mengenali Gembala dan juga menjadi saluran kasih-Nya di tengah dunia. Tuhan memberkati kita semua. (Sumber iman katolik.or.id/adiutami.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Renungan Katolik Hari Ini Minggu 26 April 2026
Renungan Hari Minggu 26 April 2026
Renungan Katolik Minggu 26 April 2026
Renungan Hari Ini Minggu 26 April 2026
Renungan Katolik Hari Minggu 26 April 2026
Tribun Flores.com
| Renungan Katolik Minggu 26 April 2026, Keluarga Katolik, Pintu Masuk Menjadi Imam Biarawan/i |
|
|---|
| Bacaan Injil Katolik Hari Ini Minggu 26 April 2026 dan Renungan Harian Katolik |
|
|---|
| Kalender Liturgi Katolik Hari Ini Minggu 26 April 2026, Masa Biasa Paskah IV |
|
|---|
| Teks Misa Sore Minggu 26 April 2026 Hari Biasa Pekan IV Paskah Tahun A |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 26 April 2026, Yesus, Gembala Yang Baik |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.