Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Hari Ini Selasa 12 Mei 2026, Jika Aku Pergi
Mari simak renungan Katolik hari ini Selasa 12 Mei 2026. Tema renungan Katolik hari ini “Jika Aku pergi”.
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Br-Pio-Hayon-SVD.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tema renungan Katolik hari ini “Jika Aku pergi”.
- Renungan Katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
- Renungan Katolik hari ini untuk Selasa 12 Mei 2026 merupakan hari Selasa pekan Paskah VI, Perayaan fakultatif Santo Nereus, Pankrasius dan Santa Flavia Domitila, Martir, Santo Epifanius, Uskup, Santo Germanos, Uskup, dengan warna liturgi putih.
Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari ini Selasa 12 Mei 2026.
Tema renungan Katolik hari ini “Jika Aku pergi”.
Renungan Katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
Renungan Katolik hari ini untuk Selasa 12 Mei 2026 merupakan hari Selasa pekan Paskah VI, Perayaan fakultatif Santo Nereus, Pankrasius dan Santa Flavia Domitila, Martir, Santo Epifanius, Uskup, Santo Germanos, Uskup, dengan warna liturgi putih.
Adapun bacaan liturgi Katolik hari Selasa 12 Mei 2026 adalah sebagai berikut:
Baca juga: Renungan Katolik Hari Selasa 12 Mei 2026, Adalah Lebih Berguna bagi Kamu Jika Aku Pergi
Bacaan Pertama Kis 16:22-34
“Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus, dan engkau akan selamat, engkau dan sisi rumahmu.”
Juga orang banyak bangkit menentang mereka. Lalu pembesar-pembesar kota itu menyuruh mengoyakkan pakaian dari tubuh mereka dan mendera mereka. Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh.
Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat. Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.
Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri.
Tetapi Paulus berseru dengan suara nyaring, katanya: “Jangan celakakan dirimu, sebab kami semuanya masih ada di sini!” Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas. 16:30 Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?”
Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.
Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Syukur Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan Mzm 138:1-2a.2b-3.7c-8
Ref. Tangan kanan-Mu menyelamatkan daku, ya Tuhan.
Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hati, karena Engkau mendengarkan kata-kata mulutku. Di hadapan para dewata aku akan bermazmur bagi-Mu, aku hendak bersujud ke arah bait-Mu yang kudus.
Aku hendak memuji nama-Mu oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
Tangan kanan-Mu menyelamatkan daku, Engkau akan menyelesaikan segalanya bagiku! Ya Tuhan, kasih setia-Mu kekal abadi, janganlah Kautinggalkan buatan tangan-Mu!
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluia
Aku akan mengutus Roh kebenaran kepadamu, sabda Tuhan, dan Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.
Bacaan Injil Yohanes 16:5-11
“Jikalau Aku tidak pergi, penghibur tidak akan datang kepadamu.”
tetapi sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorangpun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi? Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita.
Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik:
“Jika Aku pergi”
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Salam damai dan sukacita bagi kita semua. Bacaan-bacaan pada hari Selasa biasa Pekan Paskah keenam ini berkisah tentang ketidaknyamanan. Kadang kata-kata Yesus terdengar “tidak nyaman”: Ia berkata, “Jika Aku pergi…” seolah-olah Ia meninggalkan. Padahal Pekan Paskah menegaskan bahwa kepergian Yesus justru membuka jalan bagi karya Allah yang baru: Roh Kudus bekerja dalam hati murid-murid. Hari ini kita diajak untuk tidak terpaku pada rasa kehilangan, melainkan memahami bahwa Tuhan tetap berkarya, bahkan ketika kita mengalami penderitaan dan ketidakpastian.
Saudara-saudari terkasih.
Pada bacaan ini (Kis 16:22-34) berkisah tentang Paulus dan Silas yang dipukul dan dipenjarakan karena mewartakan Injil. Tetapi mereka tetap berdoa dan menyanyikan pujian. Ketika terjadi gempa bumi dan pintu penjara terbuka. Kisah ini menegaskan dua hal: Tuhan sanggup menyelamatkan situasi yang “buntu” dan Namun yang paling mengagumkan: sang penjaga penjara justru bertanya bagaimana ia bisa diselamatkan lalu seluruh keluarganya menerima iman. Penderitaan tidak menjadi akhir; justru menjadi ruang bagi karya keselamatan. Dalam Injil (Yoh 16:5-11), kepergian Yesus memunculkan karya Roh yang menegur dunia. Dan Yesus memberi janji: kepergian-Nya berkaitan dengan kedatangan Penolong. Roh bekerja bukan untuk membenarkan kepalsuan, melainkan untuk menyadarkan dunia tentang tiga kebenaran: “Jika Aku pergi” berarti: karya Allah tidak berhenti, melainkan berpindah ke dalam hati. Kepergian Yesus tidak mengosongkan murid, tetapi memindahkan kepemimpinan rohani dari kedekatan fisik kepada kedekatan batin melalui Roh Kudus. Poin refleksi kita adalah “Yesus pergi”: bagian mana dalam hidup kita yang terasa seperti “Yesus pergi” padahal kita masih percaya? Misalnya: doa belum dijawab, keadaan belum berubah, harapan terasa tertahan. Permenungan kita: apakah kita cenderung berkecil hati, atau kita masih mencari arah Tuhan di balik ketenangan/ketidakpastian? “Respon”: saat Roh Kudus menegur tentang dosa, keadilan, dan penghakiman bagaimana respons Anda? Permenungan kita: apakah kita cepat membenarkan diri, menutup hati, atau justru mau jujur bertobat? Roh itu bukan “menghukum”, tetapi menuntun pada kebenaran yang menyelamatkan. “Konsistensi”: seperti Paulus dan Silas, bagaimana kita bisa tetap berpengharapan saat menghadapi tekanan? Permenungan kita: apa bentuk iman yang bisa kita praktikkan saat situasi sulit: doa yang konsisten, mengampuni, tidak menyebarkan kebencian, atau tetap melakukan kebaikan?
Saudara-saudari terkasih,
Pesan untuk kita, pertama, Yesus berkata “Jika Aku pergi…” agar murid tidak merasa ditinggalkan, Yesus menjanjikan Penolong. Kedua, justru melalui kepergian-Nya, Roh Kudus datang bekerja: menegur dan menyadarkan, mengarahkan pada kebenaran, serta membuka jalan pengharapan. Kedua, marilah kita memohon agar Roh Kudus menuntun kita saat hati gelisah, meneguhkan iman ketika kita “merasa sendirian”, dan membuat kita berani bersikap seperti Paulus dan Silas tetap setia, tetap berdoa, dan tetap memuji Tuhan, sekalipun keadaan belum terang. Tuhan memberkati kita semua. (sumber the katolik.com/adiutami.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.