Rabu, 3 Juni 2026

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Selasa 2 Juni 2026, Hidup Benar dan Adil 

Simak renungan Katolik Selasa 2 Juni 2026. Tema renungan Katolik "hidup benar dan adil melampaui kuasa duniawi manapun".

Tayang:
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
Ringkasan Berita:
  • Tema renungan Katolik "hidup benar dan adil melampaui kuasa duniawi manapun".
  • Renungan Katolik ada dibagian akhir artikel ini.
  • Renungan Katolik untuk hari Selasa IX, Perayaan fakultatif Santo Marselinus dan Petrus Martir Gereja Katolik, Para Martir dari Lyon, Prancis, Santo Erasmus, Uskup dan Martir, Santo Nicephorus dari Konstantinopel, Pengaku Iman, dengan warna liturgi hijau.

Oleh: Pastor Frans Banusu

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik Selasa 2 Juni 2026.

Tema renungan Katolik "hidup benar dan adil melampaui kuasa duniawi manapun".

Renungan Katolik ada dibagian akhir artikel ini.

Renungan Katolik untuk hari Selasa IX, Perayaan fakultatif Santo Marselinus dan Petrus Martir Gereja Katolik, Para Martir dari Lyon, Prancis, Santo Erasmus, Uskup dan Martir, Santo Nicephorus dari Konstantinopel, Pengaku Iman, dengan warna liturgi hijau.

Adapun bacaan liturgi Katolik hari Selasa 2 Juni 2026 adalah sebagai berikut:

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 2 Juni 2026, Berikanlah kepada Allah Apa yang Menjadi Hak Allah

Bacaan Pertama 2Ptr. 3:12-15a,17-18


yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.

Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.

Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.

Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh.

Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm 90:2,3-4,10,14,16

Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: "Kembalilah, hai anak-anak manusia!"

Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.

Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.

Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu, dan semarak-Mu kepada anak-anak mereka.

Bait Pengantar Injil Lukas 20:25
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya, alleluya.

Berikanlah kepada kaisar yang menjadi hak kaisar dan kepada Allah yang menjadi hak Allah.

Bacaan Injil Mrk. 12:13-17


Kemudian disuruh beberapa orang Farisi dan Herodian kepada Yesus untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan. Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?"

Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!" Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar."

Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" Mereka sangat heran mendengar Dia.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik 

"HIDUP BENAR DAN ADIL MELAMPAUI KUASA DUNIAWI MANA PUN"

(2Ptr. 3:12-15a.17-18; Mzm. 90:2.3-4.10.14.15; Mrk. 12:13-17).

"Berikanlah kepada Kaisar apa yang menjadi hak Kaisar dan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah." (Mrk. 12:17).

Penguasa utama hidup manusia adalah Tuhan. Manusia siapa pun memiliki kerinduan terdalam untuk berbaring di pangkuan Sang Pemilik hidup. Kuasa dan harta menyesatkan manusia. Ketika ia kenyang dan meiliki segalanya, Ia bertanya, "Siapa Tuhan itu?" Ketika ia lemah, rapuh dan tak berdaya terutama menjelang kebinasaaannya di sana harapan untuk mendapat kerahiman Allah sangat besar. Sebab kesuksesan besar seperti kuasa, harta, jabatan, kemewahan akan berlalu dan lenyap dari dalam diri manusia. Hal fana adalah fana.

Pertanyaan membayar pajak atau tidak sangat tak bermakna. Tujuan bayar pajak bukan sekadar memenuhi kewajiban, tapi tersirat makna terdalam misi kemanusiaan yakni memajukan pembangunan, solidaritas sesama warga yang berlekurangan namun hidup wajar, aman dan mengalami hal-hal yang menyenangkan seperti menikmati fasilitas umum. Bahwa kemudian pajak itu diselewengkan, menjadikannya tumpukan harga penguasa, itu lain masalahnya. Bagi Yesus hal bertujuan mulia tetap dijalankan dalam kebersamaan entah sebagai warga negara pun sebagai pengikut Tuhan.

Yesus menyentuh satu hal krusial yang seringkali lolos dari atensi manusia yaitu hak Allah. Siapa pun dia, manusia adalah milik Allah. Milik Kaisar adalah milik Allah. Ini politik religius yang Yesus mau tegaskan kepada dunia.  Hak Allah adalah seluruh diri dan segala sesuatu yang dimiliki. Persembahan diri dalam kebenaran dan keadilan bertindak jauh lebih unggul dari persembahan materi terbaik mana pun. Sebab itu Tuhan meminta satu hal yakni menyerahkan diri dalam pelayanan tanpa pamrih untuk menegakkan kebenaran dan keadilan dalam hidup bersama. Karena alasan itu hak harus dipenuhi sebagai ungkapan syukur atas hidup, rezeki, dan berkat-berkat yang diterima. 

Kualitas iman selalu rentan di hadapan setan. Kuasa kegelapan dengan mudah mengalihkan dan menjerumuskan manusia dalam kesesatan yang membinasakan kelak. Santo Petrus tegaskan agar para murid waspada dan  teguh berdiri pada sisi kebenaran dan keadilan. "Bertumbuh dalam kasih karunia dan semakin mengenal Tuhan dan Juru Selamat kita, Yesus Kristus." (2Ptr. 12:18).

Pemazmur menanggapi dalam madahnya, "Engkau mengembalikan manusia kepada debu, hanya dengan berkata, "Kembalilah, hai anak-anak manusia!" Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin atau seperti satu giliran jaga di waktu malam." (Mzm. 90:3-4). 

Segala milik manusia adalah milik Allah. Allahlah yang memelihara, merawat dan menjaga hidup kita. Hidup manusia beriman melekat pada Yesus. Allah sendiri menghendaki semua orang mengalami keselamatan  dan damai-Nya dalam Kristus. Oleh kuasa Roh Kudus, orang beriman sejati dituntun membaca Kitab Suci sebagai kompas rohani yang menyelamatkan. Sebab langit baru dan bumi baru itulah tempat kebenaran yang adil. Santo Petrus terus mengawasi agar waspada menghindari diri dari kesesatan setan.

Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Selasa/Pekan Biasa IX/A/II, 020626). (Sumber the katolik.com/kgg).

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved