Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Hari Ini Minggu 14 Juni 2026, Tetapi Pekerja Sedikit
Mari simak renungan Katolik hari ini Minggu 14 Juni 2026. Tema renungan katolik hari ini "tetapi pekerja sedikit".
Penulis: Gordy | Editor: Gordy Donovan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Br-Pio-Hayon-SVD.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tema renungan katolik hari ini "tetapi pekerja sedikit".
- Renungan katolik hari ini disiapkan untuk hari biasa pekan XI Tahun A.
- Renungan katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
- Hari Minggu biasa XI dengan warna liturgi hijau.
- Bacaan hari Minggu: Kel. 19:2-6a; Mzm. 100:2,3,5; Rm. 5:6-11; Mat. 9:36-10:8 dan BcO Yes 44:12-45:3.
Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari ini Minggu 14 Juni 2026.
Tema renungan katolik hari ini "tetapi pekerja sedikit".
Renungan katolik hari ini disiapkan untuk hari biasa pekan XI Tahun A.
Renungan katolik hari ini ada dibagian akhir artikel ini.
Hari Minggu biasa XI dengan warna liturgi hijau.
Bacaan hari Minggu: Kel. 19:2-6a; Mzm. 100:2,3,5; Rm. 5:6-11; Mat. 9:36-10:8 dan BcO Yes 44:12-45:3.
Baca juga: Bacaan Injil Katolik Hari Ini Minggu 14 Juni 2026 dan Renungan Harian Katolik
Bacaan Pertama:
Setelah mereka berangkat dari Rafidim, tibalah mereka di padang gurun Sinai, lalu mereka berkemah di padang gurun; orang Israel berkemah di sana di depan gunung itu.
Lalu naiklah Musa menghadap Allah, dan TUHAN berseru dari gunung itu kepadanya: "Beginilah kaukatakan kepada keturunan Yakub dan kauberitakan kepada orang Israel:
Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.
Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.
Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."
Mazmur Tanggapan:
Refren (Mzm. 100:3c) : Kita ini umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. Mzm. 100:2,3,5.
Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! (Refren)
Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. (Refren)
Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun. (Refren)
Bacaan Kedua:
Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah.
Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar, tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati.
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.
Bait Pengantar Injil:
P : Alleluia
U : Alleluia
P : Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan nikah Anak Domba.
U : Alleluia
Bacaan Injil Katolik:
Yesus melihat orang banyak dan hati-Nya tergerak oleh belas kasihan. Mereka lelah, terlantar, dan seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Belas kasihan Yesus bukan sekadar perasaan iba, tetapi mendorong tindakan nyata untuk menyelamatkan dan menuntun mereka.
Karena itu Yesus berkata bahwa tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Ia mengajak para murid untuk berdoa agar Tuhan mengirimkan pekerja-pekerja bagi tuaian-Nya. Doa menjadi langkah pertama sebelum karya perutusan dimulai.
Setelah mengajak murid-murid berdoa, Yesus memanggil dan mengutus mereka. Ia memberi kuasa untuk mengusir roh jahat, menyembuhkan penyakit, dan mewartakan bahwa Kerajaan Surga sudah dekat. Para murid tidak hanya dipanggil untuk mengikuti Yesus, tetapi juga untuk melanjutkan karya-Nya.
Sabda ini mengingatkan kita bahwa setiap orang beriman dipanggil menjadi pekerja di ladang Tuhan. Kita dapat menjadi pembawa kasih, penghiburan, harapan, dan damai bagi sesama yang sedang lelah, terluka, atau kehilangan arah hidup.
Apa yang kita terima dari Tuhan adalah anugerah. Karena itu, seperti pesan Yesus, kita pun dipanggil untuk memberi dengan cuma-cuma, melayani dengan tulus, dan menghadirkan kasih Allah kepada sesama tanpa pamrih.
"Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma." (Mat. 10:8)
Renungan Harian Katolik
“Tetapi pekerja sedikit”
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Salam damai dan sukacita bagi kita semua. Hari Minggu Biasa Pekan XI ini kita diajak untuk merenungkan panggilan Allah kepada umat-Nya. Bacaan-bacaan menyingkapkan kasih Allah yang memilih, menyelamatkan, dan mengutus. Namun Yesus sendiri mengeluh: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.” Inilah tantangan Gereja sepanjang zaman: banyak kebutuhan, tetapi sedikit yang mau diutus.
Saudara-saudari terkasih.
Dalam bacaan I (Keluaran 19:2-6a) mengisahkan tentang Allah yang memilih Israel sebagai umat kesayangan-Nya, “kerajaan imam dan bangsa yang kudus.” Panggilan ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk menjadi saksi Allah di dunia. Pada bacaan II (Roma 5:6-11) Paulus menegaskan tentang kasih Allah yang nyata dalam Kristus. Kita yang dahulu berdosa kini diperdamaikan dengan Allah melalui kematian dan kebangkitan Yesus. Dan pada bacaan Injil (Matius 9:36–10:8) Yesus tergerak oleh belas kasihan melihat orang banyak yang terlantar. Ia mengutus para murid untuk mewartakan Kerajaan Allah, menyembuhkan, dan melayani. Namun Ia menekankan bahwa pekerja sedikit, sehingga doa dan keterlibatan kita sangat dibutuhkan. Poin refleksi kita adalah “Kasih Allah memilih”: Seperti Israel dipanggil menjadi bangsa kudus, kita pun dipanggil menjadi umat yang hidup dalam kasih dan kesetiaan. Panggilan ini adalah anugerah sekaligus tanggung jawab. “Kristus mendamaikan”: Melalui salib, kita yang berdosa diperdamaikan dengan Allah. Maka hidup kita harus menjadi tanda syukur dan kesaksian akan kasih yang menyelamatkan. “Pekerja sedikit”: Yesus mengingatkan bahwa banyak orang membutuhkan kabar gembira, tetapi sedikit yang mau diutus. Kita diajak untuk membuka hati, menjadi pekerja di ladang Tuhan, entah melalui doa, pelayanan, atau kesaksian hidup.
Saudara-saudari terkasih,
Pesan untuk kita, pertama, Allah memilih kita untuk menjadi umat-Nya yang kudus. Kedua, Kristus telah mendamaikan kita dengan Allah melalui kasih-Nya. Ketiga, maka kita pun harus siap menjadi pekerja di ladang Tuhan, meski jumlahnya sedikit, agar tuaian-Nya berlimpah.(Sumber iman katolik.or.id/adiutami.com/kgg).
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Renungan Katolik Hari Ini Minggu 14 Juni 2026
Bacaan Injil Katolik Hari Ini Minggu 14 Juni 2026
Renungan Katolik Hari Minggu 14 Juni 2026
Perayaan Ekaristi Minggu 14 Juni 2026
Teks Ibadah Sabda Minggu 14 Juni 2026
Injil Katolik Hari Ini Minggu 14 Juni 2026
Liturgi Katolik Hari Ini Minggu 14 Juni 2026
Renungan Katolik Minggu 14 Juni 2026
Injil Katolik Misa Minggu 14 Juni 2026
Liturgi Minggu 14 Juni 2026
Misa Minggu 14 Juni 2026
Teks Misa Hari Minggu 14 Juni 2026
Kalender Liturgi Katolik Minggu 14 Juni 2026
Bacaan Injil Katolik Minggu 14 Juni 2026
Bacaan Liturgi Minggu 14 Juni 2026
Bacaan-bacaan Liturgi Minggu 14 Juni 2026
Liturgi Katolik Minggu 14 Juni 2026
Misa Hari Minggu 14 Juni 2026
Renungan Harian Katolik Minggu 14 Juni 2026
Teks Misa Minggu 14 Juni 2026
| Renungan Katolik Minggu 14 Juni 2026, Dipanggil dan Diutus Menjadi Berkat bagi Sesama |
|
|---|
| Bacaan Injil Katolik Hari Ini Minggu 14 Juni 2026 dan Renungan Harian Katolik |
|
|---|
| Kalender Liturgi Katolik Hari Ini Minggu 14 Juni 2026, Pekan XI Tahun A |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Minggu 14 Juni 2026, Hidup Lelah dan Terlantar |
|
|---|
| Teks Misa Sore Minggu 14 Juni 2026 Hari Biasa Pekan XI |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.