Minggu, 12 April 2026

Koperasi Merah Putih di Manggarai Timur

Warga Lembur Manggarai Timur Tolak Pembangunan Kantor Gerai KDMP

Warga suku Weru, Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur menolak pembangunan gerai koperasi desa merah putih (KDMP)

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Warga Lembur Manggarai Timur Tolak Pembangunan Kantor Gerai KDMP
TRIBUNFLORES. COM/ROBERT ROPO
PLANG---Warga Suku Weru memasang plang untuk penolakan pembangunan kantor gerai KDMP Desa Lembur di lahan lapangan umum, Selasa 7 April 2026. 

Ringkasan Berita:Warga suku Weru, Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur menolak pembangunan gerai koperasi desa merah putih (KDMP) di lapangan umum desa tersebut. 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG----Warga suku Weru, Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur menolak pembangunan gerai koperasi desa merah putih (KDMP) di lapangan umum desa tersebut. 

Berdasarkan Informasi yang diperoleh TRIBUNFLORES.COM, Rabu 8 April 2026, warga Suku Weru melakukan penolakan karena lapangan itu menjadi tempat umum bagi masyarakat desa setempat untuk pelaksanaan penggelaran olahraga atau kegiatan umum lainya. 

Menurut mereka jika lapangan itu dijadikan tempat untuk pembangunan gerai KDMP, maka tidak ada lapangan umum lagi untuk kegiatan olahraga seperti sepak bola dan lain sebagainya oleh masyarakat khususnya anak-anak muda. Hal ini tidak secara langsung mengubur mimpi generasi emas anak muda Desa Lembur pada khususnya dan umumnya Negara Indonesia. 

Warga malah meminta agar lapangan itu ditata lebih baik lagi oleh Pemerintah untuk kegiatan olahraga bagi masyarakat di desa itu. 

Sebagai bentuk protes, warga juga selain membangun pagar, juga memasang plank dengan menggunakan sebuah papan di area lapangan itu dan bertuliskan 'Suku Weru Menolak Mendirikan Bangunan di Atas Tanah Ini; Tertanda suku Weru/Masyarakat'.

Baca juga: Sumur Bor Tidak Berfungsi, Sawah di Nanga Mbaur Manggarai Timur Kering

 

 

Kepala Desa Lembur, Yohanes Baos, ketika dikonfirmasi TRIBUNFLORES.COM, Rabu siang membenarkan informasi penolakan warga untuk pembangunan gedung KDMP itu. 

"Betul, kemarin warga suku Weru melakukan aksi pemagaran di lahan yang akan dipersiapkan untuk bangun KDMP Lembur," ujar Yohanes. 

Yohanes mengatakan, mereka menolak karena lahan itu merupakan lapangan untuk masyarakat Lembur. 

"Mereka menolak karena lahan tersebut hanya boleh digunakan untuk kegiatan keramaian masyarakat,"ujarnya. 

Yohanes juga menegatakab, terkait aksi penolakan ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Lembur bersama Babinsa dan Ketua KDMP sudah berupaya dengan melakukan pendekatan persuasif untuk mencari jalan keluar, Namun warga dalam hal ini pihak suku Weru tetap bersikukuh untuk tetap menolak mendirikan bangunan Gerai kantor KDMP Lembur di atas tanah umum tersebut.

Ditanya apakah ada tanah milik Pemerintah Desa lain untuk bisa digunakan untuk pembangunan gerai kantor KDMP itu,  kata Yohanes memang ada, namun ukurannya tidak memenuhi syarat apalagi jauh dari perkampungan dan kesulitan akses karena belum ada jalan. (rob) 

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved