Banjir Bandang di Manggarai Timur
Wabup Tarsisius Instruksi Dinas PUPR Timbun Material dan Normalisasi Sungai
Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Timur Tarsisius Sjukur bersama sejumlah pimpinan perangkat Daerah turun langsung memantau kondisi kerusakan
Penulis: Robert Ropo | Editor: Hilarius Ninu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/BANJIR-BANDANG-Banjir-bandang-di-Sungai-Waemusur-menerjang-crossway-y.jpg)
Ringkasan Berita:Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Timur Tarsisius Sjukur bersama sejumlah pimpinan perangkat Daerah turun langsung memantau kondisi kerusakan crossway Waemusur yang rusak parah diterjang banjir bandang di sungai Waemusur, Rabu 13 Mei 2026.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo
TRIBUNFLORES.COM, BORONG---Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Timur Tarsisius Sjukur bersama sejumlah pimpinan perangkat Daerah turun langsung memantau kondisi kerusakan crossway Waemusur yang rusak parah diterjang banjir bandang di sungai Waemusur, Rabu 13 Mei 2026.
Wabup Tarsisius kepada TRIBUNFLORES.COM, mengatakan, pasca mendapatkan laporan dari Kepala Desa Bea Ngencung Evaristus Indrano bahwa terjadi bencana alam dimana crossway di Waemusur putus dampak diterjang banjir bandang, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi kerusakan crossway tersebut.
Mantan anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur itu menerangkan, berdasarkan hasil pantauan langsung di lapangan, crossway itu sudah rusak parah sehingga tidak bisa terpakai lagi.
Karena itu, politisi PKB ini langsung meminta Dinas PUPR sesegera langsung menurunkan alat berat untuk menimbun material di lokasi titik kerusakan, sebagai upaya sementara agar kendaraan bisa melintas.
Baca juga: Konsultasi DPRD Provinsi NTT ke PLN UIP Nusa Tenggara, Penguatan Pengembangan Geothermal di NTT
Selain itu, Wabup Tarsisius juga meminta Dinas PUPR untuk melakukan normalisasi sungai Waemusur di area dekat crossway tersebut, sebab dengan adanya pembangunan crossway kemarin sungai Waemusur terus melebar hingga kini menghilangkan banyak lahan milik warga di area sepanjang bantaran sungai Waemusur dampak dari banjir bandang.
"Normalisasi ini untuk berikan pengamanan bagi lahan milik warga di sepanjang bantaran sungai baik di sisi barat maupun Timur. Selain itu, dengan normalisasi untuk dibuat penyempitan area DAS sehingga jika ada pembangunan jembatan tidak memakan biaya yang besar,"Ujar Mantan Guide itu.
Ditanya terkait permintaan masyarakat untuk pembangunan jembatan, kata Wabup Tarsisius, selalu sering disampaikan oleh masyarakat sejak semasa dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Manggarai Timur. Namun sampai dengan saat ini belum terealisasikan karena kondisi fisikal daerah sangat terbatas, apalagi selama 2 tahun terakhir terjadi efisiensi anggaran.
Meski demikian, kata Wabup Tarsisius, Pemerintah daerah tidak menutup mata. Pemerintah Daerah terus memperhatikan aspirasi masyarakat itu dengan terus membangun komunikasi ke pemerintah pusat dan secepatnya akan menemui Bappenas maupun Kementerian PUPR untuk menyampaikan kondisi yang dialami masyarakat terkait pembangunan jembatan tersebut. (rob)
Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News
Banjir Bandang di Manggarai Timur
Banjir di Manggarai Timur
Jembatan Waemusur
TribunFlores.com
TribunBreakingNews
| Konsultasi DPRD Provinsi NTT ke PLN UIP Nusa Tenggara, Penguatan Pengembangan Geothermal di NTT |
|
|---|
| DPRD Desak Pemda Manggarai Timur Bangun Jembatan Waemusur Atasi Akses Transportasi |
|
|---|
| Kepala Kantor Pertanahan Sikka dan Pemda Hadiri Rakor Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di NTT |
|
|---|
| Mahasiswa STIPER Flores Bajawa Siap KKN Tematik di 10 Desa, Fokus Ketahanan Pangan |
|
|---|