Unika Santu Paulus Ruteng
Mahasiswa Unika Ruteng: Judi Online Bisa Menghancurkan Masa Depan Mahasiswa
Namun harapan itu kerap berubah menjadi kekecewaan ketika dana pendidikan justru digunakan untuk berjudi. Mahasiswa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Guarimus-Wahu-Mahasiswa-Unika-Rute.jpg)
Ringkasan Berita:
- Judi online mengancam masa depan mahasiswa karena banyak yang menggunakan uang kuliah untuk berjudi.
- Dampaknya meliputi keterlambatan kuliah, penurunan prestasi, dan masalah psikologis.
- Pencegahan perlu melibatkan kampus, keluarga, serta penguatan literasi keuangan dan karakter.
Oleh: Guarimus Wahu, Mahasiswa Unika Ruteng, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Di balik kemudahan akses internet dan perkembangan teknologi digital, Indonesia sedang menghadapi ancaman baru yang perlahan menggerogoti masa depan generasi muda. Ancaman itu bukan narkoba, bukan pula kriminalitas jalanan, melainkan judi online yang kini semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa.
Fenomena mahasiswa yang menggunakan uang registrasi kuliah dari orang tua untuk bermain judi online bukan lagi cerita sporadis. Di berbagai kampus, kasus serupa mulai muncul dan menjadi persoalan yang mengkhawatirkan. Yang dipertaruhkan bukan hanya uang, melainkan masa depan pendidikan, kepercayaan keluarga, dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Bagi sebagian orang tua, biaya kuliah bukanlah angka yang mudah dipenuhi. Tidak sedikit yang harus bekerja lebih keras, menjual hasil panen, meminjam uang, bahkan berutang demi memastikan anak mereka tetap dapat mengenyam pendidikan tinggi. Uang registrasi yang dikirimkan setiap semester sesungguhnya merupakan simbol harapan dan pengorbanan yang besar.
Namun harapan itu kerap berubah menjadi kekecewaan ketika dana pendidikan justru digunakan untuk berjudi. Mahasiswa yang terjebak dalam judi online biasanya tergoda oleh iming-iming keuntungan instan. Mereka percaya bahwa dengan sedikit keberuntungan, uang yang dipertaruhkan akan berlipat ganda.
Baca juga: Mahasiswa Unika Ruteng : Bahasa Asap Rokok Bagi Masa Depan Anak
Padahal, realitasnya jauh berbeda. Sebagian besar justru kehilangan seluruh uang yang dimiliki dan semakin terjerat dalam lingkaran kerugian.
Ketika uang kuliah habis, masalah baru mulai muncul. Mahasiswa tidak dapat menyelesaikan administrasi akademik, gagal mengikuti ujian, bahkan terpaksa menunda studi. Sebagian memilih berbohong kepada orang tua dengan berbagai alasan untuk menutupi kegagalan mereka membayar biaya pendidikan. Kebohongan demi kebohongan akhirnya menjadi beban psikologis yang tidak ringan.
Dampak judi online terhadap mahasiswa tidak berhenti pada persoalan akademik. Kecanduan judi dapat merusak konsentrasi belajar, menurunkan prestasi, memicu stres, depresi, hingga mendorong perilaku menyimpang lainnya.
Waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar, berorganisasi, atau mengembangkan keterampilan justru habis untuk mengejar kemenangan yang tidak pernah pasti.
Lebih jauh lagi, keterlambatan kelulusan akibat judi online berarti hilangnya kesempatan produktif yang sangat berharga. Ketika teman-teman seangkatan mulai memasuki dunia kerja dan membangun karier, mereka yang terjebak judi masih berkutat dengan persoalan akademik yang seharusnya telah selesai. Pada titik inilah judi online berubah menjadi ancaman nyata bagi masa depan generasi muda.
Karena itu, persoalan ini tidak dapat diselesaikan hanya dengan memblokir situs atau aplikasi judi online. Langkah tersebut memang penting, tetapi belum cukup. Diperlukan upaya yang lebih komprehensif melalui pendidikan literasi keuangan, penguatan karakter, pendampingan psikologis, serta pengawasan yang lebih baik dari keluarga dan lingkungan kampus.
Perguruan tinggi perlu lebih peka terhadap gejala yang dialami mahasiswa, terutama mereka yang mengalami kesulitan administrasi secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas. Kampus tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan, tetapi juga menjaga agar mahasiswa tidak kehilangan arah di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini.
Unika Santu Paulus Ruteng
Mahasiswa Unika Ruteng
Judi Online Bisa Hancurkan Masa Depan Mahasiswa
Kecanduan Judi Online
TribunFlores.com
| Mahasiswa Unika Ruteng : Bahasa Asap Rokok Bagi Masa Depan Anak |
|
|---|
| Mahasiswa Unika Ruteng : Generasi Sekarang dan Tantangan Melestarikan Sastra di Era Digital |
|
|---|
| Asrama Rusunawa Unika Ruteng Tempat Pembentukan Karakter Mahasiswa |
|
|---|
| Mahasiswa Unika Bicara Tentang Perjuangan Anak-anak di Daerah Terpencil Mendapatkan Pendidikan |
|
|---|
| Tanggapan Mahasiswa Unika Ruteng Soal Belis dan Martabat Perempuan dalam Tradisi Adat Manggarai |
|
|---|