Senin, 13 April 2026

Penemuan Mayat di Sikka

Jenazah Siswi SMP yang Diduga Dianiaya Dimakamkan di Rubit Sikka

Isak tangis keluarga mengiringi prosesi pemakaman yang berlangsung di kampung Romanduru, Desa Rubit. Sebelum

Tayang:
Penulis: Arnol Welianto | Editor: Nofri Fuka
zoom-inlihat foto Jenazah Siswi SMP yang Diduga Dianiaya Dimakamkan di Rubit Sikka
Tribunnews.com/TRIBUNFLORES.COM/ARNOLD WELIANTO
PEMAKAMAN - Suasana pemakaman siswi SMP yang ditemukan meninggal dunia di pinggir kali di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Selasa 24 Februari 2026. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Jenazah STN, siswi SMP MBC Ohe di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT, yang ditemukan meninggal dunia di pinggir kali, dimakamkan Selasa, 24 Februari 2026 pagi.

Isak tangis keluarga mengiringi prosesi pemakaman yang berlangsung di kampung Romanduru, Desa Rubit. Sebelum liang lahat ditutup, tetua adat setempat melantunkan syair adat untuk melepas salah satu anggota keluarga mereka.Ā 

Warga sekitar dan keluarga besar korban ikut hadir dalam prosesi tersebut.

Hingga kini, Polres Sikka telah mengamankan seorang pria yang diduga terkait dengan meninggalnya korban.

Ā 

Baca juga: Kronologi Terbaru Kematian Siswi SMP di Sikka, Polisi Ungkap Fakta Dugaan Penyebab

Ā 

Ā 

Penahanan dilakukan pada Selasa pagi, 24 Februari 2026, dan polisi saat ini tengah melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan pelaku lain.

"Kurang dari 24 jam, Tim Polres Sikka mengamankan satu orang pria yang diduga terkait dengan kejadian tersebut. Tim masih di lapangan untuk mengembangkan apakah ada terduga pelaku lain," kata Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, S.M.

Menurut keterangan polisi, STN diduga dianiaya, namun polisi hingga kini masih mendalami motif kejadian ini.

Kejadian nahas ini bermula pada Jumat, 20 Februari 2026, ketika korban pergi ke rumah salah satu kerabat untuk mengambil gitar miliknya yang dipinjam. Hingga malam hari sekitar pukul 20.00 Wita, korban tidak kunjung pulang.Ā 

Keluarga kemudian mencari ke rumah kerabat dan melalui telepon, namun tidak berhasil menemukan korban.

Pada Minggu, 21 Februari 2026, keluarga membuat laporan kehilangan di Polsek Kewapante, dan bersama anggota Polsek melakukan pencarian. Hingga Senin, 23 Februari 2026, pencarian berlanjut di sekitar Kali Watuwogat, Desa Rubit.Ā 

Saat itu keluarga mencium bau tidak sedap dan menemukan jenazah korban tertimbun di bawah tumpukan rerumputan dan kayu bambu.

Keluarga yang lain segera menghubungi Kepala Desa Rubit dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kewapante. Kapolsek bersama personel Polsek dan Tim Inafis Polres Sikka kemudian menuju lokasi untuk melakukan olah TKP.

Saat ini keluarga korban telah membuat laporan resmi di SPKT Polres Sikka, dan tim kepolisian masih menyelidiki penemuan jenazah untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved