Breaking News
Rabu, 27 Mei 2026

Wabah Super Flu di Nagekeo

Dua Warga NTT Positif Super Flu, Pemkab Nagekeo Keluarkan Instruksikan PHBS 

Dalam instruksi itu dijelaskan,bVarian Influenza A (H3N2) subclade K atau yang dijuluki "Super Flu" telah terdeteksi di Indonesia sejak Desember  

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Hilarius Ninu
zoom-inlihat foto Dua Warga NTT Positif Super Flu, Pemkab Nagekeo Keluarkan Instruksikan PHBS 
TRIBUNFLORES.COM/HO.PROKOPIM NAGEKEO
WAKIL BUPATI - Instruksi Bupati Nagekeo Nomor 400/Kesra.NGK/12/01/2026 tentang Pencegahan dan Pengendalian Varian Influenza Tipe A (H3N2) yang ditandatangani oleh Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada tertanggal 12 Januari 2026. 

 

Ringkasan Berita:Dalam instruksi itu dijelaskan,bVarian Influenza A (H3N2) subclade K atau yang dijuluki "Super Flu" telah terdeteksi di Indonesia sejak 25 Desember 2025. 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, MBAY – Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menginstruksikan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menyusul terdeteksinya varian Influenza A (H3N2) yang dijuluki “Super Flu”.

Instruksi tersebut tertuang dalam Instruksi Bupati Nagekeo Nomor 400/Kesra.NGK/12/01/2026 tentang Pencegahan dan Pengendalian Varian Influenza Tipe A (H3N2) yang ditandatangani oleh Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada tertanggal 12 Januari 2026.

Dalam instruksi itu dijelaskan,bVarian Influenza A (H3N2) subclade K atau yang dijuluki "Super Flu" telah terdeteksi di Indonesia sejak 25 Desember 2025. 

Hingga 31 Desember 2025, dilaporkan terdapat dua kasus positif di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

 

 

 

Baca juga: Waspada, Gelombang Setinggi 1,5 Hingga 2 Meter Terjang Perairan Utara dan Selatan Flores

 

 

 

 

 

 

 

Varian ini menimbulkan kekhawatiran publik karena memiliki tingkat penyebaran yang cepat serta gejala yang lebih berat dibandingkan flu musiman biasa.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, Bupati Nagekeo menginstruksikan kepada para Camat se-Kabupaten Nagekeo serta Kepala Desa dan Lurah untuk menyampaikan langkah-langkah pencegahan kepada masyarakat.

Masyarakat Kabupaten Nagekeo diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan dini, khususnya bagi kelompok berisiko tinggi, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta individu dengan penyakit penyerta.

Masyarakat juga diimbau menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), antara lain dengan mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker saat sakit atau berada di kerumunan, serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar.

Selain itu, masyarakat diminta menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan sehat, olahraga teratur, pengelolaan stres, serta istirahat yang cukup.

Dalam instruksi tersebut Pemkab Nagekeo menekankan agar masyarakat segera melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas terdekat apabila mengalami gejala influenza berat atau memburuk, seperti demam tinggi, sesak napas, atau kelelahan ekstrem.

Masyarakat yang mengalami gejala influenza diminta membatasi kontak dengan orang lain dan beristirahat di rumah guna mencegah penularan.

Para tenaga medis diharapkan dapat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap perkembangan situasi.

Pemerintah Kabupaten Nagekeo mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menerapkan langkah-langkah pencegahan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi penularan kasus Super Flu di wilayah Kabupaten Nagekeo.

Pemerintah daerah menegaskan, kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan guna mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan bersama. (Bet)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved