Breaking News
Jumat, 1 Mei 2026

Berita NTT

Inflasi NTT September 2025 Capai 2,30 Persen, Kabupaten Ngada Tertinggi

Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Ngada sebesar 3,90 persen dengan IHK 108,56. Sementara inflasi terendah di Waingapu

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Inflasi NTT September 2025 Capai 2,30 Persen, Kabupaten Ngada Tertinggi
POS-KUPANG.COM/TARI RAHMANIAR ISMAIL
BERI KETERANGAN - Kepala Badan Pusat Statistik NTT Matamira B. Kale memberikan keteragan kepada media di Kupang, Oktober 2025. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tari Rahmaniar Ismail

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada September 2025 sebesar 2,30 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 107,48.

Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Ngada sebesar 3,90 persen dengan IHK 108,56. Sementara inflasi terendah terjadi di Waingapu sebesar 0,86 persen dengan IHK 107,04.

Kepala BPS NTT Matamira B. Kale mengatakan, inflasi y-on-y tersebut dipengaruhi oleh kenaikan harga pada 8 dari 11 kelompok pengeluaran. 

Baca juga: Ikan Selar hingga Rokok Kretek Jadi Penyumbang Inflasi di Kota Maumere pada Agustus 2025

 

"Kenaikan terbesar berasal dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,51 persen, diikuti kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,41 persen, serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoransebesar 2,05 persen," ujarnya, Rabu (1/10/2025). 

Selain itu, inflasi juga dipicu dari kelompok kesehatan sebesar 1,78 persen, pendidikan 1,30 persen, transportasi 0,29 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,08 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,12 persen.

Namun, terdapat pula kelompok yang mengalami penurunan indeks harga, yakni pakaian dan alas kaki sebesar 1,40 persen, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,62 persen, serta rekreasi, olahraga, dan budaya 0,16 persen.

Sementara itu, secara month to month (m-to-m) NTT mengalami deflasi sebesar 0,43 persen pada September 2025. Adapun inflasi year to date (y-to-d) tercatat sebesar 1,02 persen. 

“Perkembangan inflasi ini mencerminkan adanya tekanan harga pada kelompok kebutuhan pokok dan jasa tertentu, meski secara bulanan NTT justru mencatat deflasi,” ujar Kepala BPS NTT. (Iar) 

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved