Senin, 27 April 2026

Universitas Nusa Cendana Kupang

Undana Harus Tetap Sehat, Kepemimpinan Jefri S BaleJadi Harapan Baru

Pemilihan rektor Universitas Nusa Cendana periode 2025–2029 telah usai dan menetapkan Jefri S. Bale sebagai rektor terpilih.

Tayang:
Editor: Ricko Wawo
zoom-inlihat foto Undana Harus Tetap Sehat, Kepemimpinan Jefri S BaleJadi Harapan Baru
Tribunnews.com/POSKUPANG.COM/YUAN LULAN
Disaksikan dalam live - rekapitulasi suara pemilihan rektor Undana periode 2025-2029 (2/12/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Universitas Nusa Cendana (Undana) menetapkan Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale sebagai rektor periode 2025–2029.
  • Dr. Hamza H. Wulakada menilai terpilihnya Prof. Jefri sebagai keputusan terbaik karena kapasitas dan pengetahuannya yang mendalam tentang kondisi internal kampus.
  • Agenda strategis Undana ke depan mencakup langkah menuju status PTNBH, peningkatan kinerja Tri Dharma, serta memperkuat dampak bagi masyarakat NTT.

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG — Pemilihan rektor Universitas Nusa Cendana periode 2025–2029 telah usai dan menetapkan Jefri S. Bale sebagai rektor terpilih. 

Sejumlah tokoh akademik memberikan tanggapan, termasuk Hamza H. Wulakada, Ketua Program Studi Ilmu Sosial Pascasarjana Undana yang juga pernah menjadi salah satu bakal calon rektor pada tahap awal.

Hamza menilai terpilihnya Prof. Jefri merupakan keputusan terbaik bagi Undana untuk empat tahun mendatang. 

Baca juga: Kasus Penembakan di Fatuleu Diduga Dipicu Sengketa Lahan, Korban Alami Luka Serius

 

Ia menyebut kapasitas dan pengetahuan mendalam Prof. Jefri tentang kondisi internal kampus menjadi modal kuat bagi pengembangan Undana ke fase berikutnya.

“Pilihan hasil hari ini adalah hasil yang terbaik untuk empat tahun Undana ke depan. Prof. Jefri dengan kapasitasnya menguasai banyak ‘isi perut’ Undana, sehingga dengan pengalaman dan kearifan beliau, Undana bisa melanjutkan capaian-capaian baik yang telah dirintis,” ungkapnya saat diwawancarai oleh POS-KUPANG.COM(2/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa Undana memiliki sejumlah agenda strategis, termasuk langkah menuju status PTNBH, peningkatan kinerja Tri Dharma, hingga tuntutan agar kampus lebih berdampak bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.

“Banyak agenda ke depan menuju PTNBH. Tuntutan untuk menghadirkan dampak yang lebih mendalam dan mengakar menjadi PR besar bagi Prof. Jefri. Tetapi saya yakin dengan kapasitas beliau, Undana bisa melangkah lebih jauh,” ujar Hamza.

Meski demikian, ia menegaskan pentingnya menjaga kesehatan demokrasi internal kampus dengan tetap melibatkan seluruh kandidat serta tokoh akademik lainnya dalam proses pembangunan Undana.

“Saya berharap kandidat lain tetap dilibatkan agar Undana tetap sehat. Demokrasi kampus harus terus berjalan sehingga kontribusi semua pihak bisa hadir untuk kemajuan bersama,” tambahnya.

Hamza juga mengingatkan kembali pesan moral tentang tanggung jawab sosial Undana sebagai universitas negeri di NTT.

“Undana harus menunjukkan kapasitasnya sebagai alat negara untuk mensejahterakan masyarakat NTT. Urus dulu masyarakat kita, baru kemudian kita urus yang lainnya,” tegasnya.

Menutup komentarnya, Hamza menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan rektor baru.

“Semoga di tangan Prof. Jefri, Undana terus berdampak dan semakin maju ke depan,” ujarnya.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, publik kini menantikan arah kebijakan dan gebrakan awal dari rektor terpilih untuk membawa Undana ke tahap perkembangan berikutnya. (uan)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved