Selasa, 5 Mei 2026

El Tari Memorial Cup 2025

El Tari Memorial Cup di Ende, Perse Ende Optimis Tembus Final 

Tercatat, Perse Ende sudah tiga kali menjuarai turnamen sepakbola paling bergengsi di Bumi Flobamora itu yakni tahun 1997, 2017 dan 2022.

Tayang:
Penulis: Albert Aquinaldo | Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto El Tari Memorial Cup di Ende, Perse Ende Optimis Tembus Final 
TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
TROFI ETMC- Tim Perse Ende sebagai juara bertahan membawa trofi ETMC saat gelaran ETMC XXXII di Kabupaten Rote Ndao beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Sebagai tuan rumah sekaligus mantan juara El Tari Memorial Cup (ETMC) 2022, Perse Ende memikul tanggung jawab besar untuk kembali mengukir prestasi gemilang di hadapan publik sendiri.

Pada ETMC Lembata tahun 2022 lalu, Perse Ende berhasil mengukir prestasi gemilang dengan berhasil memboyong trofi ETMC ke bumi Pancasila.

Tercatat, Perse Ende sudah tiga kali menjuarai turnamen sepakbola paling bergengsi di Bumi Flobamora itu yakni tahun 1997, 2017 dan 2022.

Baca juga: Perserond Rote Ndao Seleksi Pemain Muda Tampil di El Tari Memorial Cup Ende

 

Pada turnamen Liga 4 Zona NTT ETMC 2025 yang akan digelar pada tanggal 9 November 2025 mendatang menjadi momentum kebangkitan tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Ende tersebut.

Manajemen bersama tim pelatih Perse Ende secara resmi mengumumkan 30 nama pemain yang akan memperkuat skuad utama pada ajang ETMC 2025. 

Para pemain ini dipilih melalui proses seleksi panjang dan ketat selama lebih dari satu bulan, termasuk penilaian dalam Pra Event ETMC 2025 yang digelar sebelumnya.

Manajer tim Perse Ende, Mikhael Badeoda, dalam jumpa pers di Lapangan Syuradikara Ende, Senin (27/10/2025) sore, mengatakan, seleksi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan pemain dari seluruh kecamatan di Kabupaten Ende.

“Proses pemanggilan pemain dilakukan melalui manajer dari setiap kecamatan, yang nota bene adalah camat setempat. Dari hasil itu terkumpul 38 pemain yang kemudian mengikuti latihan intensif selama kurang lebih satu bulan,” ujar Mikhael.

Setelah melalui berbagai tahap latihan dan seleksi ketat, termasuk evaluasi pada Pra Event, jumlah pemain kemudian dipangkas menjadi 30 orang. 

Menurut Mikhael, keputusan akhir diambil berdasarkan pengamatan pelatih kepala terhadap karakter, kemampuan, serta konsistensi performa setiap pemain.

Ia juga menegaskan, seluruh pemain Perse Ende kali ini adalah pemain lokal yang berdomisili di Kabupaten Ende.

“Publik sepak bola perlu tahu, meskipun sempat ada pemain dari luar pada Pra Event, tapi mereka semua ber-KTP Ende. Jadi kami tegaskan, tidak ada pemain dari luar daerah dan tidak ada pemain titipan. Semua murni hasil seleksi pelatih,” tegas Mikhael yang juga anggota DPRD Ende itu.

Perse Ende beruntung mendapatkan sentuhan tangan dingin dari Zulvin Zamrun, mantan pemain nasional yang kini dipercaya menahkodai tim. 

Zulvin membawa metode latihan modern dan disiplin tinggi untuk membentuk karakter tim yang tangguh.

“Tujuan saya datang ke Ende jelas, untuk membentuk tim yang kompetitif di ETMC 2025. Seleksi yang dilakukan sudah sangat objektif, terdiri dari kombinasi pemain senior dan junior,” kata Zulvin.

Sesuai regulasi, Perse Ende akan diperkuat 7 pemain senior dan sisanya pemain muda potensial. 

Zulvin menegaskan, dirinya tidak ingin ada kesenjangan kualitas antara pemain inti dan pelapis.

“Saya tidak mau pemain starting jauh berbeda kualitasnya dengan pelapis. Karena turnamen ini padat dan intensitasnya tinggi, semua pemain harus siap turun kapan saja,” ujarnya.

Setelah pengumuman resmi daftar pemain pada Minggu (26/10/2025) malam, Perse Ende langsung menggelar latihan perdana di Lapangan Syuradikara Ende pada Senin (28/10/2025) sore.

Kondisi tim disebut sangat positif, dengan pemain dalam keadaan bugar dan bersemangat tinggi. 

Mikhael Badeoda menegaskan, skuad saat ini merupakan hasil seleksi objektif dari berbagai aspek, performa, fisik, stamina, hingga karakter pemain.

“Tidak ada pemain titipan. Semua hasil seleksi murni berdasarkan penilaian pelatih sejak awal latihan sampai Pra Event,” tegasnya.

Dalam skuad resmi yang dirilis, Adi Atep kembali dipercaya sebagai kapten tim Perse Ende. 

Pemain berpengalaman itu bertekad menjawab kepercayaan pelatih dan membawa Perse tampil maksimal di depan publik sendiri.

“Kami siap menjalankan kepercayaan pelatih dan membawa Perse tampil terbaik di ETMC kali ini. Kami ingin menunjukkan bahwa tim ini dibentuk secara objektif dan profesional,” ujar Adi Atep.

Dengan persiapan matang dan dukungan publik yang besar, manajemen Perse Ende menargetkan untuk menembus final ETMC 2025.

“Semua tim pasti punya target, apalagi tuan rumah. Di ETMC Kupang lalu, kita hanya sampai semifinal dengan kondisi terbatas. Kali ini kita bermain di kandang, dengan persiapan dan dukungan penuh masyarakat. Target kita jelas: tampil sampai final dan memberikan kado terbaik untuk masyarakat Ende,” pungkas Mikhael Badeoda optimistis.

Perse Ende kini menjadi salah satu tim yang paling disorot menjelang ETMC XXXIV Tahun 2025. 

Dengan komposisi pemain lokal, pelatih berpengalaman, dan dukungan publik yang luar biasa, Perse Ende siap menyalakan kembali api kejayaan sepak bola Flobamorata di kandang sendiri dan kembali mengukir sejarah di kancah sepakbola NTT. (Bet)

Berita TRIBUNFLORES.COM Lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved