Wisata Manggarai Timur
Mausui, Hamparan Sabana Hijau di Kaki Gunung Poco Ndeki Manggarai Timur
Hamparan sabana hijau di kaki Gunung Poco Ndeki, Manggarai Timur dengan kuda yang merumput bebas serta debur ombak Samudra Hindia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/ternak-di-sabana-mausui.jpg)
TRIBUNFLORES.COM, BORONG- Hamparan sabana hijau di kaki Gunung Poco Ndeki, Manggarai Timur dengan kuda dan sapi yang merumput bebas serta debur ombak Samudra Hindia di kejauhan, menjadikannya lukisan alam hidup yang memikat wisatawan.
Padang Sabana Mausui di Waelengga, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini menjadi salah satu destinasi wisata alam yang mulai dilirik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Hamparan sabana hijau yang luas di kaki Gunung Poco Ndeki dengan panorama Pantai Tanjung Bendera menjadikan kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri. Kawanan kuda dan sapi milik warga yang merumput bebas menambah pesona eksotisnya.
Baca juga: 8 Tempat Wisata Terpopuler di Manggarai NTT, Ada Pulau Mules hingga Sawah Jaring Laba-laba
Selain menyajikan keindahan alam, Mausui memiliki nilai budaya yang kuat. Sabana ini merupakan padang penggembalaan tradisional masyarakat Waelengga yang dijaga turun-temurun.
Jalur menuju lokasi juga melewati desa-desa adat, memberikan pengalaman wisata budaya bagi pengunjung.
Padang Sabana Mausui terletak tak jauh dari kawasan Taman Nasional Laut Sawu, salah satu habitat penting ikan paus dan lumba-lumba.
Kombinasi sabana, laut, dan budaya membuat kawasan ini menjadi destinasi yang unik di Flores.
Untuk menikmati keindahannya, wisatawan tidak dikenakan biaya masuk. Namun, pengunjung diimbau untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dengan akses mudah dan suasana alam yang masih asri, Padang Sabana Mausui direkomendasikan bagi wisatawan yang mencari ketenangan, keindahan lanskap, dan pengalaman “back to nature” di ujung selatan Flores.
Berita TribunFlores.Com Lainnya di Google News