Berita Ngada
Duda 52 Tahun di Ngada Diduga Tiduri Pelajar, Kini Usia Kandungan Lima Bulan
Apes menimpa pelajar di Kabupaten Ngada. Duda berusia 52 tahun diduga menidurinya menyebabkannya hamil lima bulan.
Laporan Reporter,TRIBUNFLORES.COM,Tommy Mbenu Nulangi
TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA- Seorang duda 52 tahun ( AM) di Kabupaten Ngada diduga menghamili SL pelajar berusia 14 tahun yang kini berbadan dua.
Kasus tersebut berlangsung di rumah AM di Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Jumat 8 Januari 2021 sekira pukul 24. 00 Wita.
Kasat Reskrim Polres Ngada,Iptu I Ketut Rai Artika mengatakan peristiwa kini baru terungkap Senin 30 Agustus 2021.
Saat itu SL menceritakan kepada Regina Oze ( 57 ) nenek kandungnya tentang kondisi perutnya semakin hari semakin membesar.
Baca juga: Satu Korban Banjir di Malapedho Ngada Belum Ditemukan
Regina Oze menyarankan SL mendatangi dukun urut perut Yuliana Wete ( 70 ).
Hari Rabu 1 September 2021,SL ditemani Wuli Uma datang ke rumah Yuliana Wete di Desa Waepana Kecamatan Soa.
Yuliana Wete mengurut perut korban memberitahu kepada Wuli Uma bahwa korban sedang hamil.
Wuli Uma menyampaikan kepada Regina Oze bahwa korban sudah hamil.
Baca juga: Dapat Informasi Bencana di Malapedho, Bupati Ngada Langsung Turun Lokasi
Wuli Uma dan saksi Goreta Mitjun menyarankan kepada SL memeriksa lagi kehamilannya ke Puskesmas Soa.
Sebelum diantar ke Puskesmas Soa, Goreta Mitjun menanyakan kepada korban identitas laki-laki yang telah menghamilinya.
SL mengaku AM yang menidurinya.
Kejadian itu berlangsung 8 Januari 2021 sekitar pukul 24.00 Wita di rumah AM.
Baca juga: Ibu Hamil 5 Bulan Meninggal Dunia Terseret Banjir di Malapedho Ngada
Ketika itu SL menemani anak AM di rumah tersebut.
Hari Jumat 3 September 2021, Goreta Mitjun mengantar SL ke Puskesmas Soa melakukan pemeriksaan.
"Petugas kesehatan di Puskesmas Soa mengatakan korban sudah hamil,"ujar Iptu Ray, Selasa 7 September 2021.
Nenek Regina Oze tak terima keadaan cucunya mendatangi Polsek Soa mengadukan kejadian tersebut.
Baca juga: Kampung Malapedho di Ngada Diterjang Banjir, Seorang Bocah Meninggal dan Pasutri Belum Ditemukan