Berita Sikka
Protes Penanganan Covid19 GMNI Cabang Sikka Gelar Aksi Damai
GMNI Cabang Sikka menggelar aksi damai memrotes penanganan Covid19 di Kabupaten Sikka,Kamis 9 September 2021
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Demo-GMNI.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUN FLORES.COM,MAUMERE-Aksi demo penanganan Covid-19 menggoyang Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis, 9 September 2021 pagi.
Aksi demo ini dilakukan GMNI Cabang Sikka yang turun ke jalan melakukan orasi di RSUD Maumere, Dinkes Sikka dan DPRD Sikka.
GMNI Sikka membeberkan beberapa kajian dan temuan dalam proses penanganan wabah corona yang melanda Sikka.
Rilis terkait demo dari GMNI Sikka yang diperoleh wartawan di Maumere, Kamis, 9 September 2021 pagi menyebut enam poin tuntutan.
Baca juga: Uskup Maumere Senang Umat Katolik Dapat Suntikan Vaksin Merdeka
Pertama, GMNI Sikka mendesak DPRD Sikka untuk meminta RSUD TC. Hillers Maumere harus bertanggung jawab terhadap bukti rekam medis pasien yang tidak diberikan kepada pasien ataupun pihak keluarga.
Kedua, GMNI Sikka mendesak DPRD Sikka untuk meminta pihak RSUD Maumere mengklarifikasi atas tindakan tenaga kesehatan yang tidak mengenakan APD COVID-19 ketika melayani pasien Covid-19.
Ketiga, GMNI Sikka mendesak DPRD Sikka untuk meminta pihak RSUD Hillers Maumere harus mengklarifikasi mengapa pihak keluarga yang kontak erat pasien CovidD-19 tidak dilakukan tracing.
Keempat, GMNI Sikka mendesak DPRD Sikka untuk mendesak Bupati Sikka untuk mencopot Direktur RSUD TC Hillers Maumere dan dokter utama penanganan pasien Covid-19 Sikka dari jabatannya.
Baca juga: Pembenahan Rutan Maumere Diapresiasi Kakanwil Kumham NTT Marciana Jone
Kelima, GMNI Sikka mendesak Pemda Sikka, DPRD dan Bupati Sikka untuk segera membangun ruangan pemulasaran jenazah pasien Covid-19 di Sikka.
Keenam mendesak Satgas Covid-19 Sikka agar bertanggung jawab dan mengevaluasi secara holistik mekanisme pelayanan dan penanganan Covid-19 di Sikka yang telah mengalami krisis kepercayaan sehingga merugikan masyarakat secara psikologis, ekonomi dan aspek pendidikan.
GMNI Sikka meminta enam tuntutan mereka harus disikapi jika tidak maka GMNI akan menggerakkan massa yang lebih besar untuk untuk mendatangi dan menempati gedung DPRD Sikka sebagai representasi masyarakat Sikka yang gagal menjalankan tugas dan fungsinya serta menyegel gedung tersebut hingga tuntutan direalisasikan.
Jalannya demo GMNI sebelum ke RSUD Maumere, Dinkes dan DPRD Sikka dikawal aparat Polres Sikka yang berjaga di rute yang dilalui para pendemo.
Baca juga: Kantor SAR Maumere Utus Personil Cari Korban Banjir di Malaphedho Ngada
Saat di DPRD Sikka, GMNI Sikka diterima Ketua DPRD Sikka, Donatus David, Wakil Ketua DPRD Sikka, Yoseph Karmianto Eri dan anggota DPRD Sikka, Yohanes Don Bosko dan Wenseslaus Wege.