Berita Ngada
Kantor SAR Maumere Utus Personil Cari Korban Banjir di Malaphedho Ngada
Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere mengutus personil ke Malaphedho,Ngada melakukan pencarian korban. Sabtu sore personil SAR tiba di lokasi.
Laporan Reporter, TRIBUN FLORES.COM, Aris Ninu
TRIBUN FLORES.COM, MAUMERE-Terangan banjir di RT 13 Dusun Malapedho C, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Jumat 3 September 2021 pukul 22.30 Wita, mengundang atensi Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere.
Delapan orang personil telah diberangkatkan Sabtu pagi dan dijadwalkan tiba di lokasi musibah Sabtu pukul 16.50 wita.
Demikian rilis Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, I Putu Sudayana,S.E.M.AP selaku SMC (SAR Mission Coordinator), Sabtu pagi.
Ia mengatakan, Tim Rescue Basarnas Maumere akan turut membantu BPBD Kabupaten Ngada melakukan evakuasi.
Baca juga: Pasutri Korban Banjir di Kampung Malapedho Kabupaten Ngada Belum Ditemukan
Setelah menerima laporan musibah pukul 08.35 Wita, dia berkoordinasi dengan instansi potensi SAR Polres Ngada, Kodim 1625 Ngada, BPBD Ngada dan keluarga korban.
“Pukul 08.50 Wita, enam orang recuer Kansar Maumere dan 2 orang rescuer Unit Siaga SAR Ende menuju Kampung Malaphedo,” kata Putu Sudayana.
Tim SAR dilengkapi satui unit truk personil, mobil rapid land dan mobil rapid land unit Siaga SAR Ende,peralatan SAR air dan rubber boat.
Diberitakan sebelumnya banjir bandang di RT 13 Dusun Malapedho C, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Jumat 3 September 2021 sekitar pukul 22.30 Wita.
Baca juga: Kampung Malapedho di Ngada Diterjang Banjir, Seorang Bocah Meninggal dan Pasutri Belum Ditemukan
Seorang bocah perempuan, Mikla Tuna berusia 4 tahun ditemukan meninggal dunia diseret banjir.
Sepasang suami istri, Mikael Jeko (40) dan Maria Goreti Dhiu (38) belum ditemukan sampai, Sabtu siang. *