Berita Ngada
Hari Ketujuh Pencarian Korban Banjir Malapedho Ngada Dihentikan
Tidak ditemukan sampai hari ketujuh pencarian korban banjir di Malapedho Ngada dihentikan,Jumat 10 September 2021
Penulis: Egy Moa | Editor: Egy Moa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/SAR-di-Malapedho.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM,Eugenius Mo’a
TRIBUN FLORES.COM,BAJAWA-Operasi gabungan mencari seorang korban banjir di Kampung Malaphedo Desa Inerie Kecamatan Inerie Kabupate Ngada dihentikan Jumat, 10 September 2021.
Penghentian pencarian dilakukan karena sampai hari ketujuh tidak menemukan Michael Japot (43) warga Kampung Malaphedo Desa Inerie.
Demikian disampaikan On Scene Coordinator (OSC) Kantor SAR Maumere, Riswan Dwi Putra mewakili Kepala Kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana, dalam rilis tim gabungan Jumat sore 10 September 2021.
“Berdasarkan evaluasi operasi SAR dengan seluruh potensi SAR dan keluarga korban sejak hari pertama sampai hari ketujuh tidak ada tanda-tanda ditemukan korban,”tulis Riswan.
Baca juga: Korban Banjir di Malapedho Ngada Dapat Pendampingan Psikologis
Riswan mengatakan,pencarian tidak efektif dan efisien sehingga operasi dihentikan.
Semua unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas tugas kemanusiaan.
Sebelum kembali ke Maumere,Tim SAR Gabungan melaksanakan koordinasi dengan keluarga korban, masyarakat dan perangkat Desa Inerie dan Wakil Bupati Ngada.
Ia mengatakan seluruh Tim SAR Gabungan berbela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan atas musibah banjir bandang.
Baca juga: Cuaca Ekstrim Hadang Pencarian Korban Banjir Malapedho di Ngada
Dikatakan Riswan, penyisiran di darat dan laut telah dilaksanakan maksimal dan sekuat tenaga,apabila di kemudian hari ada laporan dari masyarakat menemukan korban, Basarnas Maumere akan meresponnya.
Michael merupakan suami Maria Boreti Diu.Perempuan yang sedang berbadan dua berusia 38 tahun diitemukan sehari setelah musibah pekan lalu.