Berita Manggarai Barat
Kapal Pinisi Terbakar di Labuan Bajo Tak Ada Korban Jiwa
Sebuah kapal penisi membawa 13 orang wisatawan terbakar di Perairan Labuan Bajo Manggarai Barat,Jumat siang 10 September 2021
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Kapal-terbakar.jpg)
Laporan Repoter, TRIBUN FLORES.COM, Gecio Viana
TRIBUN FLORES.COM, LABUAN BAJO-Kebakaran menimpa kapal Pinisi Lexi di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Jumat siang 10 September 2021.
Kepanikan hebat menimpa para wisatawan. Meski tak ada korban jiwa dalam musibah itu.
"Panik banget mas," kata Akas wisatawan yang selamat dari musibah ini di Labuan Bajo.
Akas menuturkan saat kejadian ia bersama penumpang lainnya dievakuasi menggunakan sekoci dari kapal pinisi lainnya yang berada tak jau dari lokasi kejadian di Manjerite
Baca juga: Terdakwa Kasus Aset Pemda Manggarai Barat Dituntut Empat dan Lima Tahun Penjara
"Barang-barang ini aja kami ambil belakangan, selamatin (selamatkan) nyawa dulu," katanya.
Wisatawan asal Jakarta ini mengaku semua barang bawaan miliknya berhasil diselamatkan.
Akas mengaku ia bersama sejumlah penumpang lainnya berencana melakukan perjalanan wisata selama tiga hari dua malam menggunakan kapal pinisi.
Perjalanan wisata hari pertama, kata Akas dilakukan di Pulau Kelor. Selanjutnya mereka melakukan perjalanan ke Manjerite salah satu dive site di perairan Manggarai Barat.
Baca juga: Tiga Unit Rumah Ludes Dimakan Jago Merah di Labuan Bajo
Saat bersiap untuk snorkeling di dalam kapal, ia dikejutkan dengan teriakan orang yang berasal dari kapal lainnya, bahwa kapal yang ditumpanginya tengah mengalami kebakaran pada dek bagian atas.
"Jadi kami tahu (kebakaran) gara-gara dari kapal seberang itu, kapal seberang bilang, kak, ada api, api gitu, lihat ke atas, eh, benar ada api," kata Akas menirukan.
Akas menilai anak buah lapal (ABK) kurang sigap sehingga kobaran api terus membesar.
Upaya pemadaman api dilakukan juga oleh sejumlah ABK kapal pinisi lainnya yang berada di lokasi kejadian.
Baca juga: Saksi Mata Kebakaran Lihat Api Muncul dari Dapur Warung Makan di Labuan Bajo
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Bajo, Hasan Sadili dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
"Sebentar kita sedang pastikan penyebabnya," katanya.