Rabu, 15 April 2026

Berita NTT

4.000 Vial Vaksin Astrea Zeneca di Kota Kupang Terancam Kadaluarsa

Kepala Dinas Kesehatan dan Catatan Sipil Provinsi NTT,Messe Atupah gusar mendengar vaksin Astrea Zeneca terancam kadaluarsa di Kota Kupang

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto 4.000 Vial Vaksin Astrea Zeneca di Kota Kupang Terancam Kadaluarsa
Tribun Flores.com/Irfan Hoi
Kepala Dinas Kesehatan dan Catatan Sipil Provinsi NTT, Messe Atupah 

Laporan reporter TRIBUN FLORES.COM,Irfan Hoi

TRIBUN FLORES.COM,KUPANG-Sekitar 4-5 ribu vial vaksin Astrea Zeneca di Kota Kupang terancam expaired atau kadaluarsa.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dan Catatan Sipil Provinsi NTT, Messe Atupah, gusar mendapat informasi tersebut.

Messe Atupah mengaku mendapat laporan persediaan vaksin AstreaZeneca di Kota Kupang yang belum digunakan.

Kondisi ini terjadi karena lambannya penggunaan vaksinasi yang dikirimkan dinas kesehatan provinsi. Disisi lain, Dinkes Kota Kupang justru memanfaatkan pihak ketiga untuk mempercepat vaksinasi.

Baca juga: Bupati Ende Puji Inovasi Bank NTT di Masa Gubernur Viktor Laiskodat

Dengan melibatkan pihak ketiga menyebabkan penumpukan stok vaksin milik Dinkes Kota Kupang karena tidak digunakan.

Messe mengaku kondisi ini telah disiasati dan meminta Pemda lainnya untuk menggunakan vaksin tersebut.

"Kita punya faskes, tenaga kesehatan yang dapat dilatih lagi kalau masih kurang tenaga untuk vaksinasi," tegasnya.

Disebutkan Messe, dua Kabupaten yang akan memanfaatkan vaksin dari Dinkes Kota Kupang adalah  Pemkab Kupang dan Timor Tengah Utara (TTU).

Baca juga: Kakanwil Kemenkumham NTT Minta Kepala UPT Uji Kelayakan Instalasi Listrik

Ia mengaku vaksin jenis ini justru diminati masyarakat.

"Alasannya karena terlalu banyak, tetapi saya tidak mau dengar itu," kata Messe.

Messe mengaku kecewa dengan sikap seperti ini. Menurutnya masyarakat di Kota justru sedang antusias demi mendapat layanan vaksin dan sudah merupakan salah satu kebutuhan masyarakat.

Ia minta agar vaksin ini segera di bagikan ke daerah lain agar segera dimanfaatkan. Jumlah vaksin AstreaZeneca milik Dinkes Kota Kupang sebanyak 4-5 ribu vial.

"Sekali lagi, ini vaksin sangat dibutuhkan. Jangan pilih-pilih dan fokus ke satu hal saja. Seolah-olah masyarakat hanya minta satu jenis vaksin saja. Saya pikir semua tidak pilih-pilih, dimana saja semua orang pasti terima di tempat lain," jelasnya.

Ia menegaskan daerah lain untuk tidak meniru contoh seperti ini.

Baca juga: Jelang Musda,12 DPC Partai Demokrat di NTT Dukung Jefri Riwu Kore 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved