Berita Manggarai
Terduga Perdagangan Manusia Dibekuk Polres Manggarai di Rumah Makan
Dua orang perempuan dan seorang laki-laki terduga kasus perdagangan manusia ditangkap Polres Manggarai di Kota Ruteng,Jumat 17 September 2021
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pelaku-human-traficking.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM,Robert Ropo
TRIBUN FLORES.COM,RUTENG-Tiga orang terduga perdagangan manusia (human trafficking) ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polres Manggarai,Jumat 17 September 2021 di Kota Ruteng.
Seorang pelaku berjenis kelamin laki-laki, SH (51) dan ibu rumah tangga N (54) asal Desa Slama,Kecamatan Reok,Kabupaten Manggarai. Pelaku lainnya MN (49) warga Elar Desa Rana Gapang Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur.
Ketiga terduga diamankan bersama empat orang calon antar kerja antar daerah (AKAD) di depan warung makan Padang samping Kantor BRI Cabang Ruteng, Kelurahan Mbaumuku Kecamatan Langke Rembong.
Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo, SH.,S.IK, melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda I Made Budiarsa, Minggu 19 September 2021 mengatakan calon tenaga kerja dijanjikan kerja di Jakarta.
Baca juga: Camat Ruteng Petakan Potensi Judi dan Politik Uang Pilkades Manggarai
Dikatakanya Sabtu 13 September 2021 sekitar pukul 18.30 Wita,MN menemui calon tenaga kerja Yulita Klaudia Molan (20), Teresia Nao (21) dan Alfonsa Tatu (21) di Kampung Weong, Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar Manggarai Timur.
MN merekrut ketiga calon tenaga kerja menjanjikan menjadi karyawan toko di Jakarta dengan gaji Rp1,5 juta/bulan.
Di tempat lainnya, pelaku N dan SH merekrut Yohanes Jemahe (20) di rumahnya di Kampung Jongkoe, Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur untuk dijadikan tukang cuci mobil.
Pada Jumat 17 September 2021 sekitar pukul 12.30 Wita,Unit Jatanras memperoleh informasi perekrutan tenaga kerja tanpa dokumen dalam perjalanan dari terminal bus Carep ke pangkalan travel Labuan Bajo menggunakan sebuah mobil mikrolet jurusan Carep-Ruteng.
Baca juga: Bupati Manggarai Beri Semangat Peserta Ujian PPPK
Berdasarkan informasi itu,Unit Jatanras melakukan penyelidikan. Pada pukul 13.00 Wita diamankan ketiga terduga pelaku bersama keempat korban calon tenaga kerja AKAD di depan warung Padang samping Kantor BRI Cabang Ruteng.
Para pelaku dan para korbannya diamankan dan diserahkan ke Unit PPA Polres Manggarai untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Keempat korban calon tenaga kerja warga Manggarai Timur. Yohanes Jemahe asal Jongkoe, Desa Satar Punda Barat,Kecamatan Lamba Leda,Yulita Kaludia Molan, Alvonsa Tatu dan Teresia Nao asal Weong Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar.
Mereka akan diberangkatkan ke Labuan Bajo dengan transportasi darat.
Baca juga: Petani Asal Manggarai Diciduk Polisi Diduga Curi Sepeda Motor
Setibanya di Labuan Bajo, keempat calon tenaga kerja akan di jemput oleh seorang pria bernama Bony.
Selanjutnya diberangkatkan ke Jakarta, Sabtu 18 September 2021 dengan kapal laut.