Berita NTT
Menteri Pertanian RI, Masa zamannya Pak Harto Lebih Hebat, Bisa Swasemba Pangan
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo berharap tahun depan Indonesia sudah bisa swasembada pangan seperti pada zaman Presiden Soeharto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Menteri-Pertanian-RI.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Michaella Uzurasi
TRIBUN FLORES.COM,KUPANG-Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo mengukuhkan Jaringan Pertanian Nasional (JPN) seluruh Indonesia di Kupang, Minggu, 27 Oktober 2021. Para JPN di seluruh Indonesia mengikutinya secara virtual.
Mentan berharap tahun depan Indonesia sudah bisa swambada pangan seperti pada zaman Presiden Soeharto.
"Masa zamannya Pak Harto lebih hebat? Ya lebih hebat zaman kita, paling ilmunya sama tapi kita diuntungkan dengan internet, macam-macam. Kok mereka bisa swasembada pangan, kita nggak? Nggak ada jalannya itu. Kalau nggak bubar aja kita," kata Menteri Limpo.
Mentan mengatakan, JPN adalah mulut, telinga dan mata dari pertanian untuk menghubungkan pusat, provinsi, kabupaten kemudian dari petani, PPL kembali ke kabupaten, provinsi dan pusat.
Baca juga: Dekranasda NTT Jadi Tuan Rumah Pendidikan Kecakapan Wirausaha
"Jadi ini lembaga untuk melakukan komunikasi-komunikasi kita. Dari JPN kita berharap disitulah katakanlah berbagai konsolidasi terhadap konsep pertanian, masalah pertanian bisa kita cari solusi. Namun tidak semua bisa diberi solusi oleh pusat. Local problem must be respon by local respondent," ujarnya.
Jika ada persoalan di kabupaten, kata dia, diasistensi dulu di provinsi namun tetap dimonitor oleh pusat. Jika masih belum bisa menemukan solusi dari tingkat yang ada baru tim pusat akan turun melalukan investigasi.
"Itulah gunanya ada JPN. Oleh karena itu memang JPN tidak ada di tingkat provinsi, hanya di kabupaten. Kita ketemu tidak perlu melalui surat-surat yang panjang, kita ketemu di online system seperti ini jadi setiap Jumat itu saya akan membaca yang mana masuk untuk menjadi kompetensi dari tingkat pusat untuk melakukan intervensi," jelasnya.
Dia juga berharap JPN mampu membahasakan konsep dan program dari pusat untuk para petani mengingat Indonesia memiliki 700 lebih bahasa sehingga JPN akan menjadi bagian untuk menyambung komunikasi pemerintah dengan rakyat khususnya para petani bahkan bisa membahasakan seperti apa konsep - konsep pertanian yang didorong oleh pusat.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Uang Tunai Khusus Rumah Tangga Miskin Ekstrim di NTT
"Jangan lupa salah satunya terkait dengan deversifikasi makanan lokal. Orang di Kupang makanannya apa, orang di Papua makanannya apa? Nah itu JPN harus bisa mengagregasi itu menjadi sebuah konsep nanti akan didorong konsep - konsep tadi setelah dibicarakan dengan JPN kepada Kementerian Pertanian dan kemudian akan turun lagi seperti apa," jelasnya.
Konsep dan program tersebut, kata Menteri Limpo, didorong melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pertanian dan harus dikawal oleh JPN.
Untuk NTT , kata Mentan, banyak hal yang dilakukan. Salah satu contohnya adalah menyebarkan seratus ribu pisang dengan target tujuh bulan pertama menjadi 300 ribu lalu tujuh bulan kedua menjadi 900 ribu sampai satu juta.
"Kalau itu ada berarti besok pisang kita tidak hanya kita makan tetapi bisa menjadi tepung pisang, nasi pisang dan lain sebagainya," kata dia.
Baca juga: Wakil Presiden Maruf Amin Bahas Penanganan Kemiskinan Ekstrim Lima Kabupaten di NTT
"Di Sumba Tengah saya masuk dengan sangat kuat dan alhamdulilah hasilnya cukup baik, padi dan jagung kita di sana, Belu segera masuk. Intervensi kita NTT tidak boleh lagi ketinggalan dari provinsi lain," tandasnya.
Terkait stok pangan jelang akhir tahun Mentan mengatakan semuanya dalam keadaan terkendali karena stok tahun lalu masih ada 8 juta dan saat ini terlihat trennya justru bagus.
"Kita percaya diri bahwa kita mampu swasembada beras. Rakyat kita akan dipersiapkan untuk melakukan ekspor," ujarnya.
"Mari kita sama-sama selalu bersama-sama membangun negeri dalam pertanian. Mari kita menembus langit melalui komunitas Pertanian yang kalian jaga dengan baik," pungkasnya.