Kamis, 9 April 2026

Berita Nagekeo

Pandemi Tak Berdampak pada Angka Kemiskinan di Nagekeo

Selama tiga tahun terakhir sejak 2018-2021,angka kemiskinan masyarakat Kabupaten Nagekeo menurun dari 12,98 persen menjadi 12,61 persen

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Pandemi Tak Berdampak pada Angka Kemiskinan di Nagekeo
TRIBUN FLORES.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala BPS Kabupaten Nagekeo, Abdul Azis 

Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM,Tommy Mbenu Nulangi

TRIBUN FLORES.COM,MBAY-Selama tiga tahun terakhir, 2018-2020 angka kemiskinan di Kabupaten Nagekeo mengalami penurunan.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Nagekeo, Abdul Azis mengatakan hal tersebut, Selasa 19 Oktober 2021.

Berdasarkan data yang dikeluarkan BPS Nagekeo, angka kemiskinan di Kabupaten Nagekeo pada tabun 2018 sebesar 12,98 persen.

Angka itu mengalami kemudian kembali pada 2019 menjadi 12,85 persen. Kemudian pada tahun 2020 menjadi 12,61 persen.

Baca juga: Tim Sandal Jepit Siapkan Pengukuhan Badan Pengurus Forkoma PMKRI Nagekeo

"Perkembangan angka kemiskinan di Kabupaten Nagekeo tiga tahun berturut-turut cenderung mengalami penurunan," jelasnya.

Abdul mengungkapkan, berdasarkan data 2020, masalah pandemi Covid-19 belum berdampak terhadap angka kemiskinan di Nagekeo. Meskipun pihaknya juga belum mengetahui data terakhir pada tahun 2021 karena hasil perhitungan belum keluar.

Menurutnya, dampak pandemi Covid-19 terhadap kemiskinan di Kabupaten Nagekeo tahun 2020 pasti ada. Hal itu karena berbagai kebijakan yang diambil pemerintah seperti PPKM dan pembatasan aktivitas pada sektor usaha.

Namun ia optimis kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah tidak secara signifikan menyumbang angka kemiskinan karena struktur ekonomi masyarakat di Nagekeo ditopang oleh sektor pertanian

Baca juga: GMNI Nagekeo Resmikan 30 Anggota Baru Angkatan VII Tahun 2021

Selain itu, kataAbdul, pada saat yang bersamaan, pemerintah juga sangat agresif menyikapi kebijakan tersebut dengan berbagai program seperti BLT, bantuan UMKM dan bantuan bagi pra kerja.

"Semoga kebijakan itu tidak berdampak banyak terhadap angka kemiskinan," ujarnya.

Abdul berharap, sebagian besar ekonomi masyarakat di Kabupaten Nagekeo ditopang oleh pertanian, maka pemerintah daerah harus mendorong industrialisasi pada sektor pertanian.

"Karena potensi pertanian sudah ada, tetapi industri belum ada. Nah saya pikir pemerintah daerah perlu mendorong industrialisasi sektor pertanian," ungkapnya.

Berita Ende lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved