Berita Manggarai Barat
Enam Rumah di Pulau Medang Manggarai Barat Sisa Puing
Enam unit rumah warga di Pulau Medang,Desa Batu Tiga,Kecamatan Komodo,Manggarai Barat dimakan api tersisa puing, Minggu dini hari 12 Desember 2021.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Korban-Kebakaran.jpg)
Laporan Reporter TRIBUN FLORES.COM, Gecio Viana
TRIBUN FLORES.COM,LABUAN BAJO-Enam unit rumah warga di Pulau Medang, Desa Batu Tiga, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) tersisa puing akibat musibah kebakaran Minggu 12 Desember 2021 pukul 02.00 Wita.
Wakil Bupati Mabar, dr Yulianus Weng membenarkan kejadian tersebut. "Sudah dapat laporan," katanya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Namun demikian, kata Yulianus, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait kronologis kejadian dan penyebab kebakaran tersebut. Tim dari BPBD Kabupaten Mabar belum mengunjungi lokasi tersebut dikarenakan cuaca yant tidak bersahabat.
"Kendala belum turun (tim BPBD Kabupaten Mabar) karena kemarin sedikit gelombang, kalau sudah reda mereka akan turun," ujarnya.
Baca juga: PGRI Manggarai Barat Minta Polisi Usut Tuntas Penganiayaan Guru
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mabar, Ovan Adu dikonfirmasi via pesan WhatsApp mengatakan, pihaknya akan menunggu informasi lengkap dari kepala desa terkait kejadian tersebut.
"Kami sudah mendapat informasi, kami lagi menunggu laporan lengkap dari kepala desanya," katanya.
Sementara itu, Polres Mabar memberikan bantuan sembako bagi warga korban kebakaran di Pulau Medang Desa Batu Tiga, Kecamatan Boleng, Kabupaten Mabar pada Senin 13 Desember 2021.
Bantuan sembako berupa beras dari Kapolres Mabar disalurkan melalui Kapolsek Komodo, Iptu Muhammad Yakub untuk diserahkan langsung kepada masyarakat yang mendapat musibah kebakaran tersebut.
Baca juga: Awasi Ujian di Kelas,Guru di Manggarai Barat Dianiaya Orangtua
Kapolres Mabar, AKBP Felli Hermanto mengatakan, tidak hanya memberikan bantuan sembako, namun diberikan juga dukungan moral kepada korban kebakaran.
Kegiatan tersebut sebagai wujud nyata semboyan Polri yakni sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, dalam rangka meringankan beban warganya yang terkena musibah.
Tidak ada korban meninggal dunia akibat peristiwa ini. Namun akibat kebakaran itu enam bangunan rumah warga sisa puing, harta benda mereka pun tak ada yang tersisa.
Oleh sebab itu, para korban kebakaran pastilah memerlukan bantuan, karena sedang menghadapi musibah.
Baca juga: Bukan Kejadian Pertama di Manggarai Barat, Ibu Hamil Ditandu dan Bersalin di Tengah Jalan
"Saudara kita tertimpa musibah. Sudah sepatutnya dirangkul, dukungan saya ke mereka agar segera bangkit bergerak dari keterpurukannya," ucap Kapolsek Komodo, Iptu Muhammad Yakub.
Kedatangan Kapolsek Komodo ke lokasi kebakaran membawa bantuan sembako dari Kapolres Mabar untuk para korban kebakaran disambut dengan rasa haru karena memang sangat memerlukan, sebab mereka tidak bisa bekerja dalam beberapa hari karena harus membereskan puing–puing rumah akibat kebakaran tersebut.