Berita Nasional

Diduga Terlibat Korupsi, PNPK Laporkan Ahok ke KPK

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas tujuh kasus dugaan korupsi.

Editor: Gordy Donovan
tribunnews
Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok menjawab pertanyaan wartawan saat tiba di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019) lalu. Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menanggapi terkait dirinya dilaporkan ke KPK. 

TRIBUN FLORES.COM – Nama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih sangat populer.

Kini, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih sangat sangat terkenal.

Mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas tujuh kasus dugaan korupsi.

Baca juga: Detik-detik Penyelamatan Bocah 5 Tahun yang Disekap, Tangan Kaki Dirantai, Ini Kronologinya

Laporan ini dilayangkan Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) pada Kamis (6/1/2022).

Menanggapi hal tersebut, Ahok tak banyak bicara.

Ia hanya mengucapkan terima kasih saat Kompas.com menyampaikan informasi soal pelaporan dirinya.

Juga, Ahok mengirimkan beberapa link pemberitaan yang menyebut sejumlah kasus tindak pidana korupsi yang disebut PNPK sudah selesai disidangkan.

"Terima kasih atas infonya. Monggo (mengirimkan link pemberitaan terkait kasus-kasus yang dilaporkan PNPK)."

"Sudah pernah diperiksa semua," kata Ahok melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Kamis malam.

Menurut PNPK, sedikitnya ada tujuh kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan suami Puput Nastiti Devi itu.

Tujuh kasus itu terkait RS Sumber Waras, lahan di Taman BMW, lahan Cengkareng Barat, dana CRS, reklamasi teluk Jakarta, dana non-budgeter, dan penggusuran.

Baca juga: Wae Rebo Masuk Nominasi UNWTO, Ini Kata Sandiaga Uno

Dari tujuh kasus itu, beberapa di antaranya telah diselidiki KPK.

Namun, hingga kini belum jelas kelanjutannya.

“Sebagian dari kasus-kasus tersebut bahkan telah diselidiki KPK di bawah pimpinan sebelumnya, namun tidak jelas kelanjutannya,” ujar Presidium PNPK, Adhie M Massardi, di Gedung Merah Putih KPK, Kamis, dikutip dari Kompas.com.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved