Berita Nasional

Anggota KKB Papua Ungkap Motif Polri Bubarkan Satgas Nemangkawi

Sebelumnya, kontak senjata antara KKB Papua dan pasukan TNI - Polri sudah kerap kali terjadi dan memakan korban dari kedua belah pihak.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNEWS.COM
ILUSTRASI - KKB Bakar Sekolah di Papua 

Lebih lanjut, Ones menyebut perubahan Satgas Nemangkawi menjadi Operasi Damai Cartenz hanyalah taktik pemerintah Indonesia yang tidak menyelesaikan konflik di Papua.

Menurut Ones, pemerintah Indonesia hanya berusaha menghindari penyelesaian dengan cara politik.

“Tentu saja taktik busuk Jakarta ini sudah diketahui bersama karena hanya mengulangi pola lama,” ujarnya.

Ones pun menyerukan perang melawan Operasi Damai Cartenz yang dibentuk untuk menggantikan Satgas Nemangkawi.

Ia menyebut, KNPB yang mendukung gerakan teroris KKB Papua tidak akan berhenti melawan sebelum Papua lepas dari Indonesia.

“Oleh sebab itu kami menyampaikan kepada rakyat luas agar berdiri bersama dalam barisan perlawanan melawan segelintir oligarki ini,” katanya.

Sebagai informasi, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) adalah organisasi Politik rakyat Papua dan sebuah kelompok masyarakat Papua yang berkampanye untuk kemerdekaan Negara Papua Barat.

KNPB didirikan pada Tahun 1961 dengan nama awal Komite Nasional Papua.

Kemudian pada tahun 2009 berganti nama menjadi Komite Nasional Papua Barat (KNPB).

Diketahui KNPB kerap melakukan pergerakan untuk mendukung KKB Papua. Salah satunya dengan memasok senjata api.

Selain itu, anggota KNPB pernah ditangkap karena melakukan pembunuhan terhadap warga sipil.

Salah satunya Ketua KNPB Maybrat Agus Sori yang ditangkap pada Juli 2020.

Selain itu, KNPB juga terlibat dalam penyerangan Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat pada September 2021.

Dalam serangan itu, empat prajurit TNI gugur.

Penjelasan Polri

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved