Berita Manggarai Timur

Warga Kampung Ujung Manggarai Timur Butuh Makanan dan Air Bersih

Warga Kampung Ujung (bukan Golput) Kelurahan Kota Ndora,Manggarai Timur membutuhkan makanan dan air bersih setelah rumahnya terendam banjir.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/ROBERT ROPO
Warga Kampung Ujung, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur mengevakuasi barang-barang akibat banjir, Rabu 19 Januari 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG-Sejumlah 30 unit rumah warga di RT 10/RW 04 Kampung Ujung (Bukan Golput), Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Pulau Flores terendam luapan banjir Kali Wae Bobo, Rabu 19 Januari 2022.

Semua perabot rumah tangga terendam banjir, bahkan bahan makanan basah menyulitkan warga mendapatkan makanan dan air bersih

Derniana Angguk (44), warga Kampung Ujung mengatakan banjir setinggi paha orang dewasa. Meski tak ada barang-barang terhanyut banjir, namun isi rumah seperti semua pakaian, beras, kasur dan air minum bersih semuanya terendam banjir.

"Tidak ada yang terhanyut banjir, hanya semua barang dan bahan makanan isi dalam rumah basah,"ungkap Derniana dibenarkan suaminya Baltasar Saverius Nong (47).

Baca juga: BREAKING NEWS: Puluhan Rumah di Kampung Golput Manggarai Timur Terendam Luapan Kali Wae Bobo

Derniana mengatakan, mereka sangat membutuhkan makanan dan minuman. "Kami butuh makanan dan minuman siap saji untuk malam ini dan besok pagi, karena semuanya terendam banjir dan basah semua,"ungkapnya.

Derniana berharap pemerintah membangun tanggul penahan banjir. "Harapan kami bangun tanggul karena tidak ada tanggul makanya air meluap kesini,"ungkapnya.

Korban banjir lainya, Jihan Urfa (25) mengatakan tidak ada barang dalam rumah terhanyut banjir, namun bahan makanan seperti beras, pakian, kasur dan lainya semuanya basah dan terendah banjir.

"Memang semuanya hanya basah dan kotor, tapi tidak terhanyut hanya karpet lantai saja yang terbawa banjir tadi,"ungkapnya.

Baca juga: BPBD Serahkan Bantuan Emergency untuk 3 Korban Rumah Terbakar di Deno Manggarai Timur

Jihan juga mengaku, untuk sementara pada malam hari ia bersama keluarganya tetap tidur di rumah.

"Kebetulan sebagian sudah kering, jadi kami tidur saja disini, sambil was-was. Semoga sebentar malam tidak lagi terjadi hujan sehingga tidak lagi banjir besar seperti ini,"ungkapnya.

Sri Wahyuni Kedang (31), korban banjir lainya juga mengaku, semua barang isi dalam rumah basah dan kotor akibat banjir merendam.

"Pokoknya semua barang dalam rumah basah dan kotor, kami harap ada bantuan makanan dan minuman siap saji untuk kami bertahan malam ini dan besok,"ungkap Sri.

Berita Manggarai Timur lainnya

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved