Breaking News:

Berita Manggarai Timur

Pemkab Manggarai Timur akan Normalisasi Kali Wae Bobo Borong

Hasil monitoring dan pengukuran tersebut, jelas Subin, sekitar 5.200 meter kubik yang harus dikerjakan pengerukan.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ROBERT ROPO
LUAP - Kali Wae Bobo akan dinormalisasi oleh Pemda Manggarai Timur. Hal ini dilakukan agar, mencegah meluap saat banjir. Gambar diambil, Sabtu 29 Januari 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur ( Pemkab Matim) akan segera melakukan normalisasi kali Wae Bobo.

Normalisasi kali tersebut untuk mencegah tidak terjadinya banjir meluap dan merendam rumah warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Timur, Petrus Subin, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 2 Frebuari 2022, menjelaskan, terkait untuk mengatasi banjir yang meluap dari kali Wae Bobo dan merendam rumah warga, BPBD sudah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Timur pada hari Senin kemarin.

Kata Subin, dalam rapat koordinasi tersebut, hasilnya Tim Teknis langsung turun ke lapangan melakukan monitoring sekaligus melakukan pengukuran untuk dilakukan normalisasi dimana dengan dilakukan pengerukan DAS kali Wae Bobo.

Baca juga: Menuju Kampung Nanga Remang, Warga Bertaruh Nyawa di Kali Wae Togong Manggarai Timur

 

 

Hasil monitoring dan pengukuran tersebut, jelas Subin, sekitar 5.200 meter kubik yang harus dikerjakan pengerukan.

"Jadi untuk 5.200 meter kubik itu dengan rincian panjang 260 meter, kedalaman 2 meter dan lebar 10 meter yang materialnya harus dikeruk,"jelas Subin.

Dikatakan Subin, pekerjaan pengerukan itu akan dilaksanakan mulai pekan depan. Pengerukan menggunakan alat berat yakni buldoser dan exavstor.

Subin mengatakan dilakukan pengerukan untuk mengatasi banjir tidak lagi merendam rumah warga di Kampung Ujung, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong.

Sebelumnya sebanyak 30 rumah dengan jumlah 35 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 142 jiwa warga di Kampung Ujung, menjadi korban bencana banjir dimana rumah mereka terendam banjir akibat air banjir yang meluap dari kali Wae Bobo, Rabu 19 Januari 2022 siang lalu.

Sementara itu warga Kampung Ujung, Derniana Angguk (44) berharap agar pemerintah membangun tanggul atau menormalisasi kali Wae Babo untuk mengatasi banjir.

Baca juga: Terobosan Awal Tahun Ala Camat Lamba Leda Utara di Manggarai Timur

Warga lainya, Budi juga menyampaikan harapan yang sama. Kata Budi, agar banjir tidak lagi merendam rumah, warga Kampung Ujung meminta kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan normalisasi kali Wae Bobo. Selain itu membangun tembok penahan atau beronjong agar air banjir tidak lagi meluap dan dapat merendam rumah mereka.

"Jadi harapan kami hanya itu saja bangun tembok penahan atau beronjong,"ungkap Budi. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved