Permainan Tradisional Ngada
Mengenal Permainan Tradisional "Wela Maka", Tradisi Unik dan Menarik di Kabupaten Ngada Flores
Warga Kampung Warusoba, Desa Beiwali, Kecamatan Bajawa, melaksanakan permainan Wela Maka.
Wasit yang memimpin permainan Wela Maka dipilih oleh panitia.
Tim tamu yang diundang untuk memainkan permainan diperbolehkan membawa suporternya masing - masing untuk memeriahkan tradis permainan Wela Maka.
Biasanya tamu yang diundang adalah tetangga dari kampung penyelenggara permainan Lempar Gasing tersebut. Semua orang yang hadir pada permainan Wela Maka wajib memakai kain adat sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya setempat.
Baca juga: Satu Setengah Jam Ditinggalkan Ibunya, Dua Anak di Ngada Terpanggang di Pondok
Tidak hanya permainannya yang unik, sebagai hidangan untuk para tamu yang hadir panitia di kampung penyelenggara juga menyiapkan aneka makanan lokal seperti pisang, ubi, jagung muda, dll sebagai pelengkap permainan gasing.
Tahapan Permainan Wela Meka
Tahapan pertama dalam permainan Wela Maka disebut "Raju".
Pada tahap ini kedua tim saling mengadu putaran gasingnya di arena permainan.
Bila salah satu gasing masih bertahan dengan posisi gasing tetap berputar maka tim tersebut dinyatakan menang dan dilanjutkan dengan tahap kedua.
Tahap kedua disebut "E'sa".
Dalam tahap ini, peserta melempar gasing ke arena yang sudah ditentukan bersama. Lalu tim lawan melemparkan gasingnya hingga mengenai gasing yang sementara berputar dengan jarak dekat.
Bagi tim yang menang pada tahap E'sa dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Tahap Ketiga yaitu "Leke".
Pada tahap ini salah satu tim menyimpan gasing di dalam arena yang diberi tanda garis berbentuk persegi panjang dengan posisi terbalik, lalu tim lawan melempar gasing miliknya hingga mengenai gasing dari tim lain yang ada di arena tersebut hingga melewati garis batas yang ditentukan.
Biasanya dalam tim tersebut ada 10 orang, maka ada 10 jumlah lemparan. Jika salah satu dari tim berhasil melempar gasing dan mengenai hingga gasing terlempar keluar garis batas, maka dia berhak mendapatkan satu kali lemparan.
Tahap ke empat yaitu "Doka".