Berita Ende

GM PLN NTT Sebut Lambok Siregar 'Liar' Ada Saja yang Dikerjakan, Ini Respon Lambok

Lambok Siregar yang duduk bersama warga yang hadir acara persemian tersebut, tersenyum tenang.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ORIS GOTI.
RESMIKAN - Lambok Siregar, Manager UPK Flores bersama warga Bhoanawa dalam acara peresmian UMKM Industri Batako Berbasis Faba di Bhoanawa, Kabupaten Ende, Sabtu 5 Februari 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oris Goti

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - General Manager (GM) PT. PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Jatmiko, menyebut, Lambok Siregar, Manager Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Flores 'liar'.

"Pa Lambok ini liar. Orangnya tidak bisa diam. Ada saja yang dikerjakan," kata Agustinus, dalam acara peresmian UMKM Industri Batako Berbasis Limbah Batu Bara (Faba) di Bhoanawa, Kabupaten Ende, Sabtu 5 Februari 2022.

Mendengar apa yang disampaikan Agustinus Jatmiko, Lambok Siregar yang duduk bersama warga yang hadir acara persemian tersebut, tersenyum tenang.

Acara peresmian UMKM itu dihadiri oleh Uskup Keuskupan Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota, Romo Domi Nong selaku Pastor Paroki Santo Donatus Bhoanawa, jajaran pimpinan PLN NTT dan DPRD Ende.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kasus Penganiayaan di Bajawa, Ibu dan Anak Alami Luka Serius Terkena Sajam

Masyarakat, para pengurus Komunitas Umat Basis (KUB, Pengurus Paroki Santo Donatus Bhoanawa, tokoh masyarakat, tokoh umat setempat turut hadir.

Ucapan Agustinus Jatmiko tersebut, bernada memuji. Pasalnya, Lambok Siregar, dalam kapasitasnya sebagai Manager UPK Flores, secara kelembagaan telah berhasil membangun sinergi dengan Keuskupan Agung Ende dan Pemkab Ende dalam inovasi pengelolaan Faba.

Faba (flyash dan bootomash) yang berasal dari PLTU Ropa, tidak lagi dikirim ke Pulau Jawa, tetapi diolah menjadi bahan konstruksi.

Sinergi UPK Flores, Keuskupan Agung Ende dan Pemkab Ende ini dikemas dalam program bedah rumah dan UMKM Industri Batako Berbasis Faba. Program ini sudah berjalan, salah satunya di Bhoanawa.

Di Bhoanawa, sudah lima rumah warga yang dibedah. Sebelumnya telah dilakukan survei dan verifikasi untuk memastikan sasaraanya benar - benar pada warga yang sangat membutuhkan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved