Konflik Rusia vs Ukraina
Rusia dan Ukraina Diambang Perang, Amerika Serikat dan NATO Siaga, Apa yang Diinginkan Putin?
Rusia dan Ukraina kini diambang Perang. Sementara Amerika Serikat dan NATO siaga, Sebenarnya apa yang diinginkan Presiden Rusia, Vladimir Putin?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Demonstrasi-Warga-Ukraina-di-tengah-ancaman-invasi-Rusia.jpg)
Rusia dan Ukraina Diambang Perang, Amerika Serikat dan NATO Siaga, Apa yang Diinginkan Putin?
TRIBUNFLORES.COM - Konflik Rusia-Ukraina kian memanas.
Rusia terus menambah pasukan ke perbatasan dengan Ukraina.
Bahkan Rusia dan Ukraina di ambang perang.
Sementara Amerika Serikat dan NATO yang menentang invasi Rusia dan mendukung penuh kedaulatan Ukraina siap siaga.
Baca juga: Pemerintahan Jokowi Disamakan Orde Baru, Ini Respon Ngabalin
Lalu, apa yang diinginkan Putin dari Ukraina? Mengapa Presiden Rusia Vladimir Putin begitu ngotot ingin invasi Ukraina?
Ikuti penjelasannya berikut ini.
Ketegangan atas krisis Ukraina-Rusia telah berlangsung lebih dari dua bulan.
Rusia telah mengirim 130.000 tentara di perbatasannya dengan Ukraina.
Hal itu memicu peringatan Barat tentang invasi yang akan segera terjadi.
Amerika Serikat (AS) mengatakan, Rusia memiliki kekuatan untuk menyerang Ukraina kapan saja.
Tetapi Rusia telah berulang kali membantah memiliki rencana seperti itu.
Apa yang terjadi selanjutnya dapat membahayakan seluruh struktur keamanan Eropa.
Baca juga: Baliho Anies Baswedan For Presiden 2024 Muncul di Bekasi
Mengapa ada konflik Rusia-Ukraina?
Mengutip Al Jazeera, Ukraina, yang merupakan bagian dari kekaisaran Rusia selama berabad-abad sebelum menjadi republik Soviet, meraih kemerdekaan saat Uni Soviet bubar pada tahun 1991.