Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini, Dibalik Penderitaan Demi Kristus Selalu Ada Sukacita

Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-PATER FREDY
Pater Fredy Jehadin,SVD dari Novisiat SVD, Kuwu, Manggarai, Ruteng, Flores NTT. 

Tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu. Maka nampaklah kepada mereka Elia bersama dengan Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus. Kata Petrus kepada Yesus: "Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini.

Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena mereka sangat ketakutan.

Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: "Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia." Dan sekonyong-konyong waktu mereka memandang sekeliling mereka, mereka tidak melihat seorangpun lagi bersama mereka, kecuali Yesus seorang diri.

Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka, supaya mereka jangan menceriterakan kepada seorangpun apa yang telah mereka lihat itu, sebelum Anak Manusia bangkit dari antara orang mati. Mereka memegang pesan tadi sambil mempersoalkan di antara mereka apa yang dimaksud dengan "bangkit dari antara orang mati.

" Lalu mereka bertanya kepadaNya: "Mengapa ahli-ahli Taurat berkata, bahwa Elia harus datang dahulu?" Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu.

Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan? Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang dia."

Demikianlah Sabda Tuhan

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Hidup Jujur dan Berpegang Teguh pada Perintah Tuhan

U: Syukur kepada Allah
===============
SIRAMAN ROHANI

Tema: 
Di Balik Penderitaan Demi Kristus Selalu Ada Sukacita!

Markus 9: 2 - 13

Saudara-saudari, Injil hari ini menceriterakan kepada kita akan kemuliaan Yesus Kristus di atas Gunung. Kemuliaan Yesus Kristus disaksikan oleh para rasul, bahwa Yesus berubah rupa di depan mata mereka: pakaian Yesus sangat putih berkilat-kilat.

Nampak kepada mereka, Elia bersama Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus. Pengalaman sukacita itu sepertinya mau dialami terus, dan tidak mau hilang. Para rasul sepertinya mau tinggal terus di atas gunung itu. Karena itu dengan polos, mengatas namai para Rasul, Petrus berkata kepada Yesus: “Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini.

Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” Satu ungkapan bathin yang tulus sesudah mengalami Tuhan secara riil. Sungguh, ketiga murid Kristus sudah menyaksikan sendiri, bahwa Yesus adalah Mesias.

Kini, terkonfirmasilah apa yang sudah dikatakan Petrus, ketika Yesus bertanya kepada mereka, “menurut kamu, siapakah Aku ini?, Petrus berkata: Engkau adalah Mesias!”  Di atas gunung ini, Petrus dan kedua murid yang lain, sudah mendengar secara langsung apa yang dikatakan Tuhan siapakah Yesus itu:  Dari dalam awan ada suara yang berbunyi: “Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.”  Jadi Yesus Kristus adalah Anak Allah, Mesias, yang sudah dijanjikan Allah dan kini hadir di tengah manusia, menyelamatkan manusia.
Kemudian sewaktu turun dari gunung, Yesus mengingatkan supaya jangan menceriterakan kepada orang apa yang mereka lihat itu, sebelum Anak manusia bangkit dari antara orang mati.

Peringatan ini secara tidak langsung Yesus mau ingatkan para Rasul, bahwa sebentar lagi Ia akan menghadapi penderitaan. Ia akan disengsarakan, disalibkan dan dibunuh lalu mati di kayu salib.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved