Berita Ngada

Produksi Sektor Perikanan di Ngada Masih Rendah, Kadis : Kita Datangkan Ikan dari Luar

Sejak beberapa tahun terakhir terakhir, sektor produksi perikanan di Kabupaten Ngada dilaporkan terus mengalami penurunan.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/PATRIANUS MEO DJAWA
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Ngada, Korsin Wea 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Patrianus Meo Djawa

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Ngada, Korsin Wea, menjelaskan pemerintah Kabupaten Ngada terus mendorong peningkatan hasil produksi dari sektor perikanan.

Sejak beberapa tahun terakhir terakhir, sektor produksi perikanan di Kabupaten Ngada dilaporkan terus mengalami penurunan.

Korsin mengatakan saat ini konsumsi ikan di Kabupaten Ngada mengalami defisit hingga 1000 ton per tahunnya. Sementara tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Ngada pertahun mencapai 5000 ton.

Kendala utama menurunnya produksi sektor perikanan yakni minimnya peralatan tangkap serta ketiadaan pabrik es di Kabupaten Ngada berskala besar untuk pengawetan ikan.

Baca juga: Pesona Alam Pesisir Utara Pulau Flores NTT yang Menakjubkan, Ini Foto-fotonya

 

Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada sebenarnya telah berupaya meningkatkan produksi ikan dengan memberikan dua unit kapal tangkap berukuran 5 GT kepada nelayan di Kecamatan Aimere.

Rencananya, tahun ini 18 unit kapal serupa akan kembali ditambahkan untuk tujuan serupa.

"Persoalan kita produksinya masih terbatas, masih rendah. Untuk memenuhi konsumsi saja, kita datangkan ikan dari luar. Karena itu, pak Bupati ingin mendorong produksi ikan kita ditingkatkan. Bagaiamana caranya? Ya di Laut kita perkuat kapal tangkap," ungkap Korsin saat dijumpai TRIBUNFLORES.COM, Senin 21 Februari 2022.

Baca juga: Dinas Perikanan dan Kelautan Manggarai Dorong Pemberdayaan Masyarakat untuk Pelihara Ikan

Sayangnya, kata Korsin, realisasi pengadaan ke 18 unit Kapal tangkap itu masih harus menunggu kepastian pencairan dana pinjaman daerah Kabupaten Ngada di Bank NTT.

Sementara, pada sektor perikanan air tawar, Korsin mengaku masih mengalami kendala pada pengadaan benih ikan.

Berita Ngada Lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved