Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini, Libatkan Tuhan dalam Mengusir Setan

Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-PATER FREDY
Pater Fredy Jehadin,SVD dari Novisiat SVD, Kuwu, Manggarai, Ruteng, Flores NTT. 

U: Terpujilah Kristus

SIRAMAN ROHANI

Tema: Libatkan Tuhan Dalam Mengusir Setan! 

Markus 9: 14 - 29

Saudara-saudari, kisah penyembuhan orang yang kerasukan setan hari ini sangat menarik. Orangtua dari anak yang kerasukan setan membawanya kepada murid- murid Yesus, tetapi mereka tidak bisa menyembuhkannya.

Pertanyaan kita: Mengapa para murid Yesus tidak bisa menyembuhkannya? Menurut Yesus, karena mereka tidak melibatkan Tuhan dalam proses penyembuhannya.

Manusia tidak punya kekuatan dan kuasa mengeluarkan setan dari manusia. Dia harus meminta Tuhan sediri untuk mengeluarkan Setan dari diri orang yang dirasukinya.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Yesus Kristus Adalah Pemimpin yang Transparan

Setan selalu tahluk kepada Tuhan. Lewat Injil hari ini, kita mendengar Yesus berkata kepada para murid-Nya: “Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa!”  Mengapa harus dengan berdoa?

Saudara-saudari, berdoa berarti dengan sadar dan penuh iman kita berkomunikasi dengan Tuhan; mendekatkan diri dengan penuh hormat pada Tuhan, yang adalah pencipta segala mahluk, termasuk Setan, dan penguasa langit dan bumi. Tuhanlah penguasa segalanya dan segala mahluk hidup taat padaNya.

Dengan demikian, di saat Setan merasuki manusia, maka manusia harus meminta bantuan Tuhan – lewat DOA - untuk mengusir setan itu agar dia keluar dari padanya. Begitu banyak kali Yesus mengusir setan dari manusia, dan Setan selalu taat padaNya.

Itu berarti manusia yang meminta kepada Tuhan HARUS SUNGGUH PERCAYA BAHWA DENGAN BANTUAN TUHAN- LEWAT DOA- SETAN ITU HARUS KELUAR DARI ORAN YANG DIRASUKINYA. 

Saudara-saudari… Pada tanggal 25 Desember 2019, seorang anak perempuan berumur 17 tahun, dirasuki setan. Selama dirasuki setan, dia begitu beringas dan sangat sulit dikontrol. Bapa dan beberapa orang memeluknya, tetapi dengan gampang dia terlepas dari pelukan mereka.

Dia menjadi sangat kuat. Saya dipanggil. Saya persiapkan air berkat, minyak suci, garam berkat, sebuah salib dan stola ungu. Saya berjubah ke rumahnya. Di sana begitu banyak orang mengerumuni dia. Saya langsung mendekati dia, saya memanggil namanya. Sewaktu saya membuat tanda salib di kepalanya dia langsung menendang saya.

Saya percikan air berkat kepadanya sambil tunjukkan salib kepadanya, tetapi dia menertawakan saya. Saya masukkan garam berkat ke mulut dan membuka mulutnya masukkan air berkat.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Pengalaman akan Tuhan Sangat Menguatkan Kita

Dia tidak meminumnya tetapi menyemburnya kepada saya. Kemudian saya tumpangkan tanganku padanya, berdoa sambil tunjukkan salib kepadanya dan berkata: “Dalam nama Yesus Kristus, keluarlah Setan!

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved