Breaking News:

Berita Maumere

Satu Keluarga di Sikka Tinggal di Rumah Reot, Kondisinya Memprihatinkan

Sedangkan anak Yohanes yang sulung berusia 15 tahun kini tinggal di biara susteran di Kota Maumere.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/EWALDUS GELI
RUMAH - Yohanes bersama keluarga di rumahnya Dusun Namangjawa Desa Namangkewa Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka, Senin 28 Februari 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Kondisi rumah Yohanes Mo'a (75) di Dusun Namangjawa Desa Namangkewa Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka di Pulau Flores Nusa Tenggara Timur cukup memprihatinkan.

Yohanes menempati sebuah rumah yang berukuran 3x4 meter. Dindingnya terbuat dari pelepuh bambu dan atap rumahnya terbuat dari seng bekas yang sudah tidak layak digunakan.

Jika musim hujan, rumah Yohanes akan dipenuhi air karena bocor. Apalagi banjir, rumah Yohanes pasti akan terendam.

Rumah itu satu kali dengan dapur. Dalam rumah, terdapat sebuah tempat tidur yang sudah lapuk. Sebuah kasur yang digunakan saat ini sudah robek. Jamban juga tidak ada.

Baca juga: Puskesmas dan TK Negeri Witihama Adonara Diresmikan Bupati Flores Timur

 

Di dalam rumah itu Yohanes tinggal bersama sang istri, Meri (32) dan mertuanya, Balik (71) dan anak bungsunya berusia 8 tahun,

Sedangkan anak Yohanes yang sulung berusia 15 tahun kini tinggal di biara susteran di Kota Maumere.

Pekerjaan Yohanes adalah petani serabutan. Penghasilannya tidak tetap setiap harinya.

Kadang Yohanes menggarap lahan milik orang lain menanam jagung untuk menafkai istri dan anaknya.

Selain itu, Yohanes juga kadang membuat kerajinan tangan berupa sapu lidi.

Baca juga: Pemakai Narkoba asal Larantuka Ditangkap Polres Lembata

TRIBUNFLORES.COM berkunjung ke rumah Yohanes, Senin 28 Februari 2022 sore.

Yohanes tampak duduk santai, sedangkan sang mertua sedang membuat sapu lidi.

Yohanes,rumah yang tak layak huni itu dibangun dalam lahan orang lain.

Yohanes mengaku sudah 14 tahun terakhir ini, ia dan keluarganya berpindah-pindah. Artinya mereka tinggal tidak menetap.

Jika pemilik lahan akan mulai membangun rumah disitu, pasti mereka akan berpindah ke tempat yang lain lagi.

Yohanes juga mengaku bahwa ada bantuan berupa PKH dari pemerintah namun tidak mencukupi untuk kebutuhan keluarga. (EgeL).

Berita Maumere Lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved