Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini, Iman dan Karya Amal akan Menjadi Jaminan Keselamatan Jiwa Kita

Yesus mengharapkan agar apa yang sudah pernah dibuatnya akan diteruskan oleh para pengikutNya. 

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-PATER FREDY
Pater Fredy Jehadin,SVD dari Novisiat SVD, Kuwu, Manggarai, Ruteng, Flores NTT. 


Mengapa Yesus membandingkan manusia dengan domba dan kambing? Domba sifatnya lembut, penurut, suka berdamai, dan pada umumnya buluhnya putih dan suka berkumpul. Kambing sifatnya nakal, bandel, bisa menanduk tuannya, warnah kulinya beragam dan buluhnya kasar.
Yesus asosiasikan manusia yang memiliki tingkahlaku yang lembut, taat kepada sesama dan Tuhan, suka hidup berdamai, bersatu dengan sesama dan hidup suci dengan domba. Sementara mansuia yang nakal, tidak taat kepada Tuhan, melakukan kejahatan, atau hidup tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, Yesus samakan mereka dengan kambing.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Di Balik Puasa Ada Harapan dan Kepuasan


Yesus Kristus sendiri samakan dirinya dengan domba. Ia adalah Anak Domba Allah. Ia digelar Anak Domba Allah, karena Ia sendiri adalah bahan korban untuk Tuhan sebagai tebusan dosa manusia. Ia sendiri sudah mengorbankan diri-Nya demi keselamatan manusia. Selama hidupnya di dunia ini, Ia sudah berbuat begitu banyak karya amal. Ia menyembuhkan orang sakit; merangkul orang berdosa, memberi makan dan minum kepada orang yang lapar dan kehausan. Yesus mengharapkan agar apa yang sudah pernah dibuatnya akan diteruskan oleh para pengikutNya. 

Lewat Injil hari ini Yesus ingatkan kita semua bahwa di saat pengadilan terakhir, di saat kedatanganNya kembali, Ia akan memisahkan manusia seturut perbuatan amalnya selama hidup di dunia ini. Sesungguhnya, bukan Yesus Kristus yang memisahkan manusia, tetapi kita manusia sendirilah yang memisahkan diri kita sesuai dengan perbuatan dan tingkah-laku kita selama kita hidup. Expresi iman lewat perbuatan amal akan menjadi tolok ukur untuk mendapat tempat di hari akhirat.

Kalau kita selalu berbuat banyak karya amal, maka kita akan mendapat tempat di sebalah kanan Allah, tetapi kalau tidak pernah berbuat amal, maka kita akan berada di tempat sebelah kiri Tuhan. Dan kepada mereka yang berada di sebelah kiri, Tuhan akan berkata mereka: “Enyahlah dari hadapan-Ku, hai orang-orang terkutuk. Enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah disediakan untuk Iblis dan malaikat-malaikat-nya.”

Baca juga: Renungan Katolik Hari Rabu Abu, Jalankanlah Masa Retreat Agung Dengan Baik

Bagi Yesus perbuatan amal itu adalah sangat-sangat penting. Secara konkrit ia katakan kepada mereka yang duduk di sebelah kanan: “Sewaktu Aku lapar, kamu beri aku makan, sewaktu aku haus, kamu beri aku minum, sewaktu aku sakit, kamu  melawati Aku, ketika Aku dipenjara, kamu mengunjungi Aku.”  Expresi iman lewat perbuatan amal kita akan jadi jaminan keselamatan jiwa kita.
  
Saudara-saudari, apa yang dikatakan Yesus hari ini sesungguhnya akan dijalankanNya di saat Ia datang kembali menemui kita di saat kita mati.  Yesus adalah kebenaran dan Ia selalu berkata benar. Karena itu, manfaatkanlah kesempatan selama kita hidup di dunia ini, teguhlah dalam iman dan wujudkan iman kita lewat perbuatan nyata. Buah iman dan perbuatan adalah keselamatan jiwa.

Bersama Bunda Maria kita berdoa dan memohon bantuan Tuhan agar kita selalu diberi-Nya semangat untuk expresikan iman kita lewat karya amal dalam hidup harian kita. Amin. 

Baca renungan Katolik Lainnya
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved