Hari Perempuan Internasional

Osy Gandut Akui Masih Ada Diskriminasi Terhadap Perempuan di Lingkungan Pekerjaan

Meski demikian menurutnya itu sangat hebat bagi seorang perempuan, ia membagi waktu dengan baik.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ROBERT ROPO
SOSOK - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Manggarai, Simprosa R Gandut, S.AP. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Manggarai, Simprosa R Gandut, S.AP, mengaku masih ada kendala yang dihadapi oleh seorang politisi perempuan, dimana masih ada diskriminasi di lingkungan pekerjaan.

"Kendala yang dihadapi oleh politisi perempuan terutama menempati kursi pimpinan atau pun jabatan-jabatan strategis, memang kita harus jujur mengatakan bahwa kita masih merasa ada diskriminasi pada saat kita hendak mengambil keputusan sepertinya bahwa buah pikiran dari perempuan-perempuan itu kadang-kadang tidak ditanggapi atau didengar. Sulit sekali untuk menyakinkan mereka bahwa pikiran atau pendapat kita itu benar dan itu bisa dipertanggungjawabkan,"ungkap Osy Gandut kepada TRIBUNFLORES.COM, Senin 7 Maret 2022.

Baca juga: Strategi Iptu Rufina Rambu Elo untuk Tugas dan Urus Rumah Tangga

 

Politisi partai Golkar ini juga mengakui berat tugasnya sebagai anggota pimpinan DPRD dan harus pulang mengurus rumah tangga.

Meski demikian menurutnya itu sangat hebat bagi seorang perempuan, ia membagi waktu dengan baik.

"Itu beratnya bagi perempuan, tapi ini bukan berat, tapi itu lah hebatnya bagi perempuan. Kita bisa membagi waktu dengan baik, karena sehebat apapun, sebesar apapun jabatan yang diemban seorang perempuan yang saya rasakan jabatan yang luar biasa pada saya yang tidak membuat saya melepas kewajiban saya sebagai seorang perempuan, seorang ibu dan sebagai seorang istri,"ungkapnya.

Selama mengemban menjadi anggota DPRD Manggarai selama 4 periode dari 2007 hingga sekarang, tentu sangat sibuk dengan tugas dan harus meninggalkan rumah berhari-hari, tentu sebagai seorang suami cemburu, bertanya-tanya dan cemas.

Baca juga: Aksi Kapolres Sikka, Turun Langsung Evakuasi Korban Lakalantas di Maumere

Meski demikian, kata Osy Gandut, ia selalu tetap menunjukan kepada suami dan keluarganya bahwa ia menjaga harkat dan martabatnya sebagai seorang perempuan dengan baik.

"Dukungan suami baik, cuma kadang-kadang normal si itu manusiawi kalau suami itu cemburu, bertanya-tanya, suami itu ada rasa ketakutan. Tetapi saya sendiri menunjukan kepada suami dan keluarga bahwa saya adalah seorang perempuan yang harus dipercayai, perempuan yang akan menjaga harkat dan martabat saya dengan baik,"ungkap dia.

Osy Gandut juga menyampaikan terima kasih karena ada hari khusus perempuan yaitu Hari Perempuan Internasional.

Karena itu ia mengajak kepada semua perempuan agar tidak hanya merayakan hari perempuan, tetapi bagaimana menunjukkan bahwa sosok perempuan itu adalah sosok yang luar biasa.

"Karena laki-laki tanpa perempuan itu tidak bisa buat apa-apa, karena itu tunjukan kharisma kita sebagai perempuan, tunjukan bahwa perempuan itu adalah makhluk yang sangat sungguh luar biasa dengan kemampuan/talenta yang Tuhan berikan kepada kita masing-masing. Saya di dunia politik menunjukan bagaimana untuk Indonesia, NTT dan bagaimana khususnya untuk Kabupaten Manggarai, saya berjuang melalui kerja saya di dunia politik,"tutup Osy Gandut. (rob).

Berita Manggarai Lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved