Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Hari Ini, Tanda dan Kemuliaan Tuhan Tampak kepada Mereka yang Suci Hatinya
Bacaan pertama dan Injil hari ini berbicara tentang kehebatan Nabi Yunus. Roh Kudus sungguh bekerja dalam diri Yunus.
Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!"
Demikianlah Sabda Tuhan
U: Terpujilah Kristus
SIRAMAN ROHANI
Tema: Tanda Dan Kemuliaan Tuhan Tampak Kepada Mereka Yang Suci Hatinya!
Lukas 11: 29-32
Saudara-saudari... Bacaan pertama dan Injil hari ini berbicara tentang kehebatan Nabi Yunus. Roh Kudus sungguh bekerja dalam diri Yunus.
Lewat kotbah Nabi Yunus, banyak orang Niniwe bertobat sehingga kota Niniwe tidak dihancurkan. Dalam kotbahnya, Yunus berkata: “40 hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikan.
” Orang Niniwe mendengar pewartaan Nabi Yunus dan mereka memberi diri bertobat. Sungguh, pertobatan yang keluar dari hati yang tulus, selalu mendatangkan buah.
Sikap tobat mereka menggerakkan hati Tuhan, Tuhan mendengarkan keluh-kesah mereka dan Tuhan berbelaskasihan kepada mereka. Buah pertobatan menghasilkan keselamatan dan sukacita. Pengalaman diampuni mendatangkan sukacita.
Saudara-saudari.. Injil hari ini nadanya sedikit kasar. Yesus membuka percakapan-Nya dengan berkata: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka meminta tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda Nabi Yunus.” Kepada siapakah Yesus tujukkan pernyataan itu? Mengapa Ia sampai mengeluarkan pernyataan itu?
Saudara-saudari… Pernyataan itu ditujukkan kepada kelompok Farisi, ahli Taurat dan pemimpin-pemimpin agama Yahudi.
Kelompok inilah yang meminta satu tanda dari Yesus, untuk membuktikan, bahwa Ia utusan Allah.
Yesus merasa sangat kecewah, karena sudah banyak kali Ia mengadakan mujizat tetapi orang Farisi, ahli Taurat dan pemimpin-pemimpin agama Yahudi tetap tidak percaya bahwa Ia adalah Utusan Allah.
Karena ketidak percayaan mereka, maka Yesus tidak mau mengadakan mujizat untuk mereka. Kedegilan hati mereka menghalangi keselamatan Tuhan masuk ke dalam hati mereka; kedegilan hati mereka memblokir kemulian Tuhan untuk boleh dialami dan dirasakan.