Berita Maumere
Warga Bola Senang, Ruas Jalan Provinsi di Sikka Mulai Dikerjakan
Warga juga mengapresiasi pengerjaan ruas jalan Waipare-Bola di Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka mulai dikerjakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Suasana-pengerjaan-ruas-jalan-Waipare-Bola.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Warga Desa Watumilok senang pasalnya ruas jalan provinsi yang mereka rindukan mulai direhabilitasi.
Warga juga mengapresiasi pengerjaan ruas jalan Waipare-Bola di Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka mulai dikerjakan.
Jalan itu merupakan ruas jalan provinsi dengan panjang yang akan dikerjakan (ditingkatkan) sepanjang 5 kilo meter.
Baca juga: Lantik Kepsek di Sikka, Romanus Woga Minta Didik Anak Sekolah Penuh Cinta
Ruas jalan tersebut dikerjakan oleh PT Waigete Abadi.
Sumber dana pembangunan tersebut berasal dari APBD I Provinsi NTT yang merupakan Sumber Pinjaman Daerah - PT. SMI.
Warga setempat, Ignasius (45) menyampaikan, salah satu aspek penting dalam perekonomian disuatu daerah adalah tersedianya infrastruktur yang bagus, diantaranya pembangunan dan perbaikan jalan.
"Aspek penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat adalah tersedianya jalan yang berfungsi dengan baik sehingga mobilisasi perekonomian masyarakat berjalan lancar terkhusus dari desa ke kota," ujar Ignasius kepada TRIBUNFLORES.COM, Rabu 9 Maret 2022.
Baca juga: Cerita Mia Jual Pasir dan Kerikil di Sikka, Kadang Tidak Ada Penghasilan
Sementara warga lainnya, Fransiskus Fernandes(37) mengatakan pekerjaan rehabilitasi ruas jalan Waipare-Bola menjadi lebih baik ini menunjukan komitmen Pemerintah Provinsi yakni melalui Dinas PUPR Provinsi NTT.
Namun, dilain hal Fransiskus juga meminta Pemerintah agar memperhatikan drainase yang tidak berfungsi dengan baik.
"Kami berharap pemerintah Provinsi tolong perhatikan drainasenya juga, percuma jalannya bagus tapi tidak ada drainase" ujar Fransiskus.
Pantuan TRIBUNFLORES.COM di lokasi tersebut terdapat beberapa titik ruas jalan yang rusak kini sedang dalam proses perbaikan oleh PT Waigete Abadi sebagai kontraktor pelaksana dengan skema anggarannya berasal dari APBD 1 Provinsi NTT sebesar Rp 8.190.175.000,00, melalui sumber Dana Pinjaman Daerah.
Adapun target rehabilitasi jalan tersebut sepanjang 5,00 Km yang akan diselesaikan dalam waktu 180 hari Kalender dan masa pemerliharaanya 1 tahun (365 hari). (Cr1).