Kamis, 16 April 2026

Berita Lembata

Cegah Pemboman Ikan, Bupati Lembata Minta Kapal Pengawas ke Menteri Kelautan dan Perikanan

Minim fasilitas mencegah pemboman ikan di selatan Pulau Lembata, Bupati Lembata,Thomas Ola Langodai minta bantuan ke Menteri Kelautan dan Perikanan.

Tayang:
Editor: Egy Moa
zoom-inlihat foto Cegah Pemboman Ikan, Bupati Lembata Minta Kapal Pengawas ke Menteri Kelautan dan Perikanan
TRIBUN FLORES.COM/RICKO WAWO
Bupati Lembata Thomas Ola Langoday menyerahkan Surat Keputusan Bupati kepada pengurus konservasi laut Muro di Moting Ema Maria, LSM Barakat, Lewoleba, Senin, 21 Maret 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Maraknya pemboman ikan di wilayah selatan Lembata, Pulau Lembata mendapat perhatiandari Bupati Lembata Thomas Ola Langoday. 

Tugas Pemda Lembata, menurutnya, ialah membangun koordinasi yang intensiif dengan Pemprov NTT karena kewenangan laut ada pada Pemprov NTT. Bupati  Lembata  mengaku sudah bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan membahas masalah ini.  

"Saya juga sampaikan pada Menteri Kelautan dan Perikanan supaya dilengkapi dengan fasilitas kapal," katanya kepada wartawan di Kantor LSM Barakat, Senin, 21 Maret 2022.

Menurutnya, perlu ada kapal-kapal yang ditempatkan di wilayah pesisir selatan Lembata untuk mengawasi laut dan mencegah pengebom ikan, sehingga pelaku merasa terawasi.

Baca juga: Penjabat Bupati Flores Timur dan Lembata Sudah Diusul Pemprov NTT Ke Mendagri

Kepala Kantor Cabang Dinas Perikanan NTT, M. Un Budi Kabosu  mengatakan  akan menjadwalkan gelar operasi patroli laut di wilayah selatan, bagian Kecamatan Wulandoni dan Nagawutung untuk memantau nelayan pengebom ikan.

"Pasti kita turun (patroli laut)," tegas Pak Budi, Kamis, 17 Maret 2022.

Dia mengakui pengeboman ikan di wilayah selatan Lembata cukup marak terjadi. Namun, pihaknya perlu melakukan tangkap tangan pengebom ikan untuk bisa menindak para pelaku tersebut. 

"Kalau dengan foto-foto saja tidak bisa. Kami harus tangkap tangan," tambahnya.

Dia harap patroli laut nanti bisa membuahkan hasil dengan menangkap para pelaku bom ikan.

Baca juga: Ibu di Lembata Tak Kuasa Lihat Kondisi Putrinya

Budi juga menyebutkan selama ini kantor cabang Dinas Perikanan Provinsi NTT masih kekurangan sarana dan pra sarana pendukung untuk menindak para pelaku. 

Pihaknya belum memiliki kapal speedboat. Jadi, dalam rangka patroli laut atau penindakan di laut, kantor cabang Dinas Perikanan Provinsi NTT wilayah kerja Sikka, Flotim dan Lembata, perlu bekerja sama dengan semua pihak seperti Dinas Perikanan kabupaten, Pol Air dan TNI AL.

Berita Lembata lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved