Berita Nagekeo
Menikmati Sunrise di Kampung Nelayan Nangadhero Nagekeo
Tak hanya menikmati keindahan matahari terbit, anda juga bisa menyaksikan nelayan beraksi saat pulang melaut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pesisir-Pantai-Nangdhero-Nagekeo.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM Patrianus Meo Djawa
TRIBUNFLORES.COM, MBAY - Fajar pagi masih bersembunyi dibalik perbukitan.
Air laut juga masih nampak teduh, dengan perahu nelayan yang masih samar -samar.
Ini adalah gambaran suasana pagi di Desa Nelayan Nangadhero, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Minggu 27 Maret 2022 pagi,
Segerombolan ibu - ibu nampak santai berdiri di ujung tanggul penahan abrasi, menunggu kepulangan suami mereka setelah semalaman suntuk mencari rejeki di lautan.
Baca juga: BREAKING NEWS : Polisi Amankan 2 Warga Sulawesi Selatan di Nagekeo, Dugaan Kepemilikan Narkoba
Sejumaah warga tampak menikmati Matahari terbit atau Sunrise. Memang di Nagekeo satu diantara sejumlah tempat yang paling bagus untuk menikmati Sunrise ini di Nangadhero.
Dari Kota Mbay hanya sekitar 20 an menit saja dengan menggunakan kendaraan bermotor.
Tak hanya menikmati keindahan matahari terbit, anda juga bisa menyaksikan nelayan beraksi saat pulang melaut.
Mereka juga membongkar muatan yang merupakan hasil tangkapan mereka.
Untuk diketahui, Desa Nangadhero merupakan salah satu dari tiga desa Nelayan dipesisir utara Kabupaten Nagekeo berpenghuni 1126 jiwa.
Baca juga: Kasus Narkoba di Nagekeo, Istri Sebut NP Sudah Dua Tahun Konsumsi Narkoba
Penghuni desa - desa Nelayan di pesisir utara didominasi oleh warga keturunan Sulawesi Selatan.
Sedangkan, warga Transmigrasi Lokal (Translok) menetap didaerah kering di pinggiran sawah.
Tiga Desa nelayan di pesisir utara Kabupaten Nagekeo yakni Desa Tenda Kinde, di Kecamatan Wolowae, Desa Marapokot dan Desa Nangadhero di Kecamatan Aesesa.
Namun, seperti desa Nelayan lain di pulau Flores, air bersih dan perkampungan kumuh menjadi kendala yang menjadi persoalan.
Awal tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Nagekeo pernah merencanakan mengubah Desa Nangadhero menjadi pusat wisata kuliner laut dengan menggelar festival Sea Food.
Namun, hingga saat ini kelanjutan dari rencana itu sudah tak terdengar lagi kabar kelanjutannya (Cr3).