Minyak Goreng Langka

Minyak Goreng Langka di Manggarai, Harga Sembako Mulai Naik

"Situasi sudah sejak awal Februari, harga sangat mahal apalagi kalau kami beli dari pengecer lebih mahal lagi," ungkap Ermi.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM /CHARLES ABAR
Foto : TRIBUNFLORES.COM / CHARLES ABAR PEDAGANG- Paulus Mo, Seorang pedagang di pasar inpres Ruteng mengeluh akan kenaikan harga sembagko di pasar inpres Ruteng, pada Senin 28 Maret 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Charles Abar

TRIBUNFLORES.COM,RUTENG - Minyak goreng di Pasar Inpres Ruteng Kabupaten Manggarai langka.

Minyak goreng mengalami kelangkaan sejak awal Februari 2022.

Seorang pedagang di Pasar Inpres Ruteng, Erni, menyampaikan hingga kini keberadaan minyak goreng pada distributor masih terbatas sehingga mereka juga sulit mendapatkan stok minyak goreng dari distributor.

"Selama ini minyak goreng susah didapat, kalaupun kami dapat harganya juga sangat mahal, kami juga membeli dibatasi satu dos,paling tinggi dua dos," ungkap Ermi TRIBUNFLORES.COM, Senin 28 Maret 2022.

Baca juga: Sambut Hari Bakti Pemasyarakaran ke-58, Rutan Maumere Gelar Pekan Olahraga dan Kesenian

 

Kata dia, Kelangkaan minyak goreng dirasakan pedagang di pasar inpres Ruteng sudah berlangsung sejak awal Februari 2022, hingga kini belum ada tanta-tanda perubahan terkait situasi kelangkaan minyak goreng di pasar inpres Ruteng.

"Situasi sudah sejak awal Februari, harga sangat mahal apalagi kalau kami beli dari pengecer lebih mahal lagi," ungkap Ermi.

Berdasarkan pantauan TRIBUNFLORES.COM, jenis minyak goreng merk Mubarok berukuran 5 liter berkisar di harga Rp. 150.000, sedangkan yang berukuran 2 liter dijual dengan harga 70.000- 80.000 dan yang berukuran 600 ml berkisar di harga 15.000 per botol.

Sementara pedagang lain Paulus Mo, selain mengeluhkan langka dan naiknya harga minyak goreng belakangan ini, jenis sembako lain juga ikut naik.

"Saya baru dapat hari ini minyak goreng, susah carinya selama ini, biar mahal yah terpaksa kita ambil," ungkap Paulus.

Baca juga: Nasib Guru di NTT, Dinyatakan Lulus PPPK Tapi Belum Terima Gaji

Selain itu juga Paulus menyampaikan ada beberapa jenis barang yang ikut naik seperti gula pasir, yang dari harga 650.000 per karung naik menjadi 700.000 perkarung

"Dua Minggu lalu harga gula pasir per karung 650.000 ,naik menjadi 700.000, semua naik, garam halus juga biak," ungkap Paulus Mo.

Terkait situasi langkahnya minyak goreng di pasar inpres Ruteng, beberapa pedagang berharap agar pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten cepat mengatasi persoalan ini. (Cr2).

Berita Manggarai Lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved