Berita Manggarai Timur

Pemilik Toko di Borong Mengaku Tidak Ada Persediaan Minyak Goreng

Sejumlah pemilik toko sembako di Kota Borong,Kabupaten Manggarai Timur mengaku saat ini tidak ada lagi persediaan minyak goreng.

Editor: Egy Moa
TRIBUNFLORES.COM/ROBERT ROPO
Nasrun, pemilik toko di Borong menunjukkan tidak ada stok minyak goreng yang dijual, Senin 28 Maret 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG-Nasrun (48),pemilik toko Widi Mart di Kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Pulau Flores, Provinsi NTT mengaku tidak ada stok minyak goreng yang dijual di toko itu.

Nasrun kepada TRIBUNFLORES.COM, Senin 28 Maret 2022 siang, mengatakan, selama beberapa hari terakhir stok minyak goreng sangat terbatas. Pada  hari ini stok di toko miliknya tidak ada. 

"Kemarin ada stok, hari ini tidak ada stok, besok ada lagi tapi yang kecil-kecil ukuran 450 mili liter, untuk yang ukuran 5 liter belum ada pemberitahuan. Karena memang minyak goreng terbatas saat ini,"ungkapnya.

Nasrun juga mengatakan, untuk besok stok minyak goreng yang didatangkan sebanyak 70 boks. Minyak goreng itu diutamakan akan dijual kepada pedagang kios-kios kecil baik di pasar maupun di rumah-rumah.

Baca juga: Pemkab Manggarai Timur Targetkan Stunting 7 Persen di Tahun 2024  

"Besok yang stok yang datang itu sekitar 70 boks, itu lebih jualnya kepada kios-kios untuk selanjutnya pemilik yang langsung menjualnya kepada masyarakat pembeli langsung ke kios-kios,"ungkap Nasrun.

Nasrun juga mengaku, kelangkaan minyak goreng ini sejauh ini ia mendatangkan minyak goreng dari agen. Jika tidak ada dari agen, maka ia  mendatangkan dari toko-toko lain. "Intinya kita bisa jual begitu,"ungkapnya Nasrun.

Dikatakan Nasrun, karena agak langka minyak goreng, sehingga setiap ada stok langsung habis dibeli. Terakhir ada bimoli 18 liter ditawarkan ke warung-warung dan pedagang gorengan. 

Nasrun juga mengatakan, akibat kelangkaan minyak goreng harganya relatif naik. Harga minyak goreng yang dijual untuk merek bimoli dijual Rp28 ribu/liter. Selain itu merk mubarok dijual dengan harga Rp125 ribu/4.5 liter.

Baca juga: Bupati Manggarai Timur Ajak Masyararakat Menabung di Koperasi

"Untuk sekarang tidak dijual perdus, agar semua konsumen bisa dapat,"ungkapnya.
 


Berita Manggarai Timur lainnya
 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved