Berita NTT

Pater Fritz Meko Deklarasikan Buku Sang Mesias, Ini Karya Berbeda Bukan Ikut-Ikutan

Misionaris SVD, Pater Fritz Meko, SVD, MA akan mendeklarasikan sejumlah karya melalui acara bedah dan launching Buku Sang Mesias.

Editor: Egy Moa
BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SETDA NTT
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dengan panitia bedah, launching dan pameran buku karya, Pater Fritz Meko, SVD di ruang kerja gubernur, Selasa 29 Maret 2022. 

 Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oby Lewanmeru

TRIBUNFLORES.COM,KUPANG-Jika tak ada aral melintang, Sabtu 2 April 2022 misionaris SVD yang sedang melakukan studi doktoral di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Pater Fritz Meko, SVD, MA akan mendeklarasikan sejumlah karya melalui acara bedah dan launching Buku Sang Mesias.

Acara ini akan dipadukan dengan  pameran buku di Aula Hotel Cahaya Bapa,  Jalan Herewila Kota Kupang,  Provinsi NTT. 

“Ini bukan sekadar deklarasi atau semacam inagurasi karya saya, tetapi sesungguhnya saya sangat mendukung Pemerintah Provinsi NTT khususnya kegiatan pengembangan budaya literasi,” kata  Pater Fritz dalam keterangan pers yang disampaikan Verry Guru.

Pater Fritz juga sempat melakukan audiens dengan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Selasa 29 Maret 2022 lalu. Ikut mendampingi Pater Fritz bertemu gubernur,  yakni Pendeta Dr. Nelman A. Weny, M.Th, Ketua Panitia, Jansen Meko dan seksi acara, Hendro Prateme.

Baca juga: Eksekutor Ibu dan Anak, Randi Badjideh Diserahkan Ke Kejati NTT

Pater Fritz mengaku bahagia bisa bertemu dan bertukar gagasan bersama Gubernur NTT.

“Saya sangat bahagia, karena pak gubernur berkenan hadir dan akan membuka secara resmi acara bedah, launching dan pameran buku nanti,” ujar Pater Frits, sambil sedikit tersenyum.

Karya yang dihasilkan ini, sebut Pater Fritz bukan sekadar ikut-ikutan tetapi ini karya yang berbeda.

 “Ini karya sebagai perpaduan atau kombinasi antara mata bathin dan mata fisik. Jujur Tuhan beri saya kemampuan yang sungguh luar biasa. Dengan acara ini saya seperti didongkel atau dicungkil dari kerangkeng pemikiran yang ada selama ini,” tutur Pater Fritz, yang selama ini berkarya di Surabaya.

Baca juga: Gubernur NTT; Tak Percuma Darah Wilson Here untuk Menjaga Negara

Untuk diketahui buku ini akan dibedah oleh Pendeta Nelman yang juga staf pengajar pascasarjana IAKN Kupang,  Drs. Yan Sehandi, M.Si dan Dosen FKIP Undana Kupang, Dr. Marsel Robot, M.Si.

Pada saat audiens, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengkritisi peran gereja yang masih ketinggalan dari aspek ilmu pengetahuan.

"Saya senang Pater menulis buku sebagai sumbangan pengetahuan yang dimiliki dan inilah yang sering saya katakan berpikir out of the box. Dan sampai saat ini gereja masih suka jhotbah. Makanya saya bilang sama bapak Uskup, Pastor dan Pendeta untuk tidak lagi berkotbah tetapi mengajar," kata Viktor.

Dikatakan, karena Tuhan kita Yesus Kristus, selalu mengajar bukan berkotbah.

Baca juga: Seorang PMI Asal NTT Terbebas dari Hukum Mati di Malaysia

"Masa orang bodoh ajar orang pintar. Inilah alasan saya tidak mau masuk gereja,”.kata Gubernur Viktor, disambut gelak tawa tim panitia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved