Berita Flores Timur
Garda Nagi Rental Wadahi 53 Sopir di Larantuka
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Flotim, Iptu Lorens Daton menyambut gembira terbentuknya Garda Nagi Rental yang mewadahi sopir travel Larantuka.
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Amar Ola Keda
TRIBUNFLORES..COM,LARANTUKA-Para sopir travel yang tergabung dalam Garda Nagi Rental (GNR) di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim) mendatangi Satlantas Polres Flotim, Jumat 1 April 2022. Kehadiran mereka melakukan diskusi dengan Kasat Lantas Polres Flotim, Iptu Laurensius Daton terkait rencana pengukuhan organisasi Garda Nagi Rental, wadah bernaungnya para sopir travel.
Laurensius Daton mengaku bangga dengan rencana pengukuhan organisasi itu. Menurut dia, para sopir travel sudah saatnya melindungi diri melalui organisasi dengan payung hukum jelas.
Menurut dia, Garda Nagi Rental (GNR) sudah memiliki akte notaris dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga dengan sekertariatnya di Jalan Melati, Lorong TK Anfrida. Selain memiliki akte notaris, seluruh anggota organisasi ini juga sudah memiliki seragam dan id card atau tanda pengenal. Saat ini, kata dia, sebanyak 53 sopir sudah menjadi anggota organisasi ini
"Mereka selama ini beroperasi di Bandara. Sudah 53 orang anggota tapi yang beroperasi saat ini ada 40 orang," katanya.
Baca juga: Satlantas Polres Flores Timur akan Tertibkan Parkir Liar di Depan Kantor DPRD
Ia mengatakan, Garda Nagi Rental saat ini juga sudah memiliki tarif biaya angkutan dengan perincian dari Bandara ke dalam kota dipatok Rp 50 ribu/orang, Bandara ke luar kota sampai ke wilayah Heras Rp 100 ribu. Sementara Bandara antar kota kabupaten seperti Maumere Rp 700 ribu dan ke Kota Ende Rp 1.500.000.
"Semua anggota sudah memiliki kartu tanda pengenal dan seragam sesuai nomor urut. Ini hal yang positif, harus didukung," ujarnya.
Ia mengaku akan berkoordinasi dengan Pemda Flotim melalui dinas perhubungan agar segera mengukuhkan organisasi ini.
"Setelah dikukuhkan, Pemda bisa atur markas parkir mereka. Saya sudah sarankan ke mereka, agar merekrut anggota yang memiliki surat kendaraan yang lengkap. Biar di luar NTT intinya lengkap dan masih hidup surat-suratnya, biar diproses mutasinya," tutupnya.